Kamis 07 Mar 2024 13:20 WIB

Mengapa Golkar Bisa Unggul di Jabar pada Pemilu 2024?

Pada Pemilu 2019, Golkar hanya berada di peringkat ketiga di Jabar, kini teratas.

Ridwan Kamil menunjukan kartu tanda anggota (KTA) Partai Golkar. Ridwan Kamil dinilai sebagai salah satu faktor raihan suara Golkar meningkat pada Pemilu 2024.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ridwan Kamil menunjukan kartu tanda anggota (KTA) Partai Golkar. Ridwan Kamil dinilai sebagai salah satu faktor raihan suara Golkar meningkat pada Pemilu 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Febrian Fachri, M Fauzi Ridwan 

Partai Golkar mengalami lonjakan raihan suara pada Pemilu 2024. Jika merujuk pada real count hasil penghitungan suara di Sirekap, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi lumbung suara partai berlambang pohon beringin itu sehingga kini menjadi parpol kedua terbesar secara nasional di bawah PDIP.

Baca Juga

Di Jabar, Golkar memimpin perolehan suara untuk Pemilu Legislatif tingkat DPR RI. Golkar saat ini memperoleh 1.913.834 suara atau 16,58 persen di Pileg DPR RI Jabar. Sehingga ada potensi partai berlambang pohon beringin itu akan mendapatkan kursi DPR RI terbanyak dari Jabar. 

Pantauan Republika di laman resmi KPU, Selasa (5/3/2024), rekapitulasi suara d Jabar untuk Pileg DPR RI baru 61 persen. Untuk urutan kedua di bawah Golkar adalah Partai Gerindra. Partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu sementara mendapatkan 1.793.038 suara atau 15,53 persen. 

Lalu di urutan ketiga adalah PKS yang mendaparkan 1.383.034 suara atay 11,98 persen. Urutan empat ada PKB yang mendapatkan 1.348.282 suara atau 11,68 persen. Di urutan ke lima adalah PDIP yang mendapatkan 1.273.522 suara atau 11,03 persen. Angka ini merupakan penurunan drastis bagi PDIP di Jabar. Di mana pada Pileh DPR RI Jabar 2019 lalu, PDIP mendaparkan 14 persen lebih suara.

Di bawah PDIP adalah Partai Amanat Nasional (PAN) yang sementara mendapatkan 827.797 suara  atau 7,17 persebdi Pileg Jabar. Lalu setelahnya ada Partai Demokrat yang mendapatkan 749.172 suara atau 6,49 persen. Partai Nasdem mendapatkan 733.622 suara atau 6,35 persen. PPP mendapatkan 594.830 suara atau 5,15 persen.

Secara umum Partai Golkar cukup perkasa karena mengalami kenaikan suara di Jabar. Pada Pileg 2019 lalu, Golkar hanya berada di peringkat tiga yang hanya meraih 13,63 persen. Sementara Partai Gerindra juga sama dengan PDIP mengalami penurunan. Pada Pileg 2019 lalu Gerindra berada di peringkat satu di Jabar dengan perolehan 17,6 persen.

photo
Putusan MK Ubah Parliamentary Threshold 4 Persen - (Infografis Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement