Kamis 15 Feb 2024 17:59 WIB

Pemerintah Dinilai Penting Prioritaskan Program Mitigasi Bencana

Mitigasi bencana harus jadi program prioritas, dilatari potensi rawan bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Perencanaan dan Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun 2024- 2025, di Kabupaten Tanah Laut, Kamis (15/2/2024).
Foto: Pemprov Kalsel
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Perencanaan dan Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun 2024- 2025, di Kabupaten Tanah Laut, Kamis (15/2/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, TANAH LAUT -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Perencanaan dan Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun 2024- 2025, di Kabupaten Tanah Laut, Kamis (15/2/2024).

Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan BPBD Kalsel selaku pengelola kegiatan terus berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiataan. Salah satunya adalah dengan menghadirkan narasumber kompeten di dibidangnya dengan tema kegiatan  sinergi perencanaan pembangunan melalui penguatan kolaborasi.

Narasumber antara lain.dari pakar bidang perencanaan program Kemendagri, Deputi Perencanaan dan Program BNPB serta narasumber dari Badan Perencana Pembangunan Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel.

Pj Bupati Tanah Laut Ir Syamsir, MS dalam.paparannya menekankan pentingnya pemerintah pusat dan daerah (pemda) menempatkan program mitigasi bencana sebagai program prioritas utama, di samping program lain di bidang penanggulangan bencana.

 

"Pemikiran saya sederhana mengapa pemerintah daerah (prmda) penting menjadikan mitigasi bencana sebagai program  prioritas atau diutamakan, ini dilatari potensi kerawanan bencana yang terjadi di daerah kita (Kalsel) sifatnya berulang dan tahunan," ucapnya seperti dalam siaran pers.

Menurut Syamsir jenis bencana yang sering  terjadi di Kalsel sebagai dampak dari cuaca ekstrem antara lain banjir, angin kencang  dan kebakaran hutan dan lahan.

"Jadi solusi efektf adalah memperkuat ketahanan mitigasi bencana melalui perencanaan  program program terukur seperti pembangunan sarana dan prasarana penguatan kapasitas profesional SDM dan pengiatan kolaborasi.," jelasnya.

Ketahanan bencana sebagaimana dipaparkan, lanjut Syamsir merupakan arahan dan pemikiran dari Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor. Kepala BPBD Provinsi Kalsel R Suria Fadliansyah berharap.melalui rakernis di bidang perencanaan program penguatan ketahanan bencana di daeeah akan makin tangguh melalui pola sinergisitas.

Sementata itu Iswantoro Sekretaris BPBD Provinsi Kalsel menambahkan , tujuan  rakernis adalah dalam.rangka penguatan analisis program program kerja di bidang pencegahan dan penanggulangan bencana dalam.rangka meningkatkan indeks ketahanan bencana daerah 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement