Jumat 26 Jan 2024 20:20 WIB

Satu Orang Meninggal Akibat Hujan Disertai Angin Kencang di Sleman

Korban meninggal tertimpa joglo saat berteduh.

Warga melihat kondisi rumah yang ambruk akibat angin kencang. (Ilustrasi)
Foto: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Warga melihat kondisi rumah yang ambruk akibat angin kencang. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN--Hujan deras di serta angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (26/1/2024). Peristiwa ini mengakibatkan puluhan pohon tumbang, sejumlah rumah rusak dan satu orang meninggal dunia. 

Satu korban meninggal akibat tertimpa bangunan joglo yang roboh. "Dalam kejadian hujan disertai angin kencang siang ini tercatat satu orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan joglo yang roboh di Kalitirto, Berbah," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Makwan, Jumat (26/1/2024).

Baca Juga

Menurut dia, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIB hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di terjadi di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan rumah rusak serta.

"Angin hujan deras disertai angin kencang melanda beberapa kapanewon (kecamatan) di wilayah Sleman Timur, yakni Berbah, Prambanan dan Kalasan," katanya.

Ia mengatakan, di Kapanewon Berbah meliputi Perum Griya Darma Asri 1 Jebresan RT 7 RW 34 Kalitirto, pohon tumbang menimpa rumah. Sementara di Bedilan Kalitirto atap satu rumah berterbangan. Di Karang, Kalitirto pohon tumbang menimpa rumah.

Kemudian di Cangakan Kalitirto Berbah, pohon jati diameter 25 sentimeter tumbang menutup akses jalan kampung. Sementara di Teguhan Kalitirto tiga pohon tumbang jenis mahoni menutup akses utama dusun.

"Selanjutnya di Bedilan, Kalitirto atap asbes dan seng terbang dan pecah sehingga rumah tidak bisa dihuni, sementara mengungsi di samping rumah milik orang tuanya," katanya.

Makwan mengatakan hujan deras dan angin kencang tersebut juga mengakibatkan sebuah joglo limasan yang berada di tengah sawah di Dusun SumberKulon Kalitirto roboh. "Saat kejadian ada satu orang warga sekitar yang sedang berteduh di joglo sehingga tertimpa dan mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya.

Hujan deras dan angin kencang juga menerjang Kapanewon Prambanan meliputi di Kalurahan Madurejo janin di Dusun Mutihan, Dusun Gembyangan dan Dusun Totogan yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan rumah rusak.

"Kemudian di Kalurahan Bokoharjo, Prambanan di Dusun Jamusan dan di Kapanewon Kalasan di Kalurahan Tirtomartani meliputi di Dusun Dumber, Dusun Gendingsari yang juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan rumah rusak akibat atap beterbangan," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement