Senin 15 Jan 2024 05:11 WIB

Salurkan BLT El Nino di NTB, Airlangga Ajak Warga: Terima Kasih Pak Jokowi, Lanjutkan

"Jadi tolong ibu bicara terima kasih Pak Jokowi. Tolong direkam," ujar Airlangga.

Rep: Antara/Erik PP/ Red: Erik Purnama Putra
Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (tengah) di Lombok Tengah, NTB.
Foto: Republika.co.id/Erik Purnama Putra
Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (tengah) di Lombok Tengah, NTB.

REPUBLIKA.CO.ID,  LOMBOK TENGAH -- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, warga Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pemerintah melanjutkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan beras gratis. "Setuju program pembagian BLT dan beras lanjut ... siap!" kata Airlangga saat mengunjungi Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Ahad (14/1/2024).

 

Baca Juga

"Siap ...!" kata masyarakat kompak menjawab Airlangga.

 

Dalam kunjungan tersebut, Airlangga sempat menanyakan kepada masyarakat setempat siapa saja yang dapat beras dan BLT. Beberapa warga ada yang mendapat BLT dan bantuan beras, tetapi ada juga yang hanya mendapatkan beras gratis saja.

Airlangga mengatakan, bantuan sosial (bansos) yang dibagikan dapat membantu perekonomian masyarakat di tengah tingginya harga pangan. Dia memastikan bantuan beras seberat 10 kilogram (kg) per bulan akan tetap berlanjut dalam kurun waktu enam bulan ke depan.

Sementara itu, bantuan tunai sebesar Rp 400 ribu akan tetap diberikan dalam kurun waktu dua bulan ke depan. Tidak hanya itu, dia juga memastikan akan ada bantuan tunai sebesar Rp 200 ribu per bulan hingga Juni 2024 sebagai dampak dari El Nino yang membuat terlambatnya masa panen.

 

"Yang menerima beras 22 juta jiwa penduduk Indonesia, sedangkan yang menerima bantuan langsung tunai 18 juta jiwa. Jadi, tergantung kemampuan masing-masing keluarga," kata Airlangga.

Dia juga menyinggung musim tanam mundur dua bulan akibat kekeringan panjang. "Jadi diperkirakan panen beras yang biasanya April mundur Mei sampai Juni. Oleh karena itu, Bapak Presiden dalam sidang kabinet kemarin meminta agar BLT El Nino untuk dilanjutkan sampai bulan Juni. Terima kasih nggak Bu sama Bapak Presiden? Terima kasih," ujarnya.

Karena semua masyarakat setuju dengan program yang dilahirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilanjutkan, Airlangga meminta masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Presiden. Pantauan Republika.co.id di lokasi, warga pun mengikuti permintaan Airlangga

"Terima kasih Pak Jokowi," kata warga kompak seusai arahan Airlangga. "Lanjutkan," ucap warga menambahkan.

"Jadi tolong ibu bicara terima kasih Pak Jokowi. Tolong direkam. Bisa?" ucap Airlangga menambahkan.

Dia juga memastikan, program bansos tersebut bertujuan mengendalikan inflasi. "Ini untuk menjaga inflasi harga beras, dampak El Nino di 2024," kata ketua umum DPP Partai Golkar tersebut.

Bansos El Nino...

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement