Selasa 09 Jan 2024 20:04 WIB

Wapres Wakili Pemerintah Hadiri HUT PDIP Besok

Presiden melakukan lawatan ke luar negeri saat HUT PDIP.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Hafil
Logo PDIP (ilustrasi).
Foto: blogspot.com
Logo PDIP (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengaku diundang dalam Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP di Jakarta, Rabu (10/1/2024) besok. Dirinya dijadwalkan hadir mewakili pemerintah menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak bisa hadir. lantaran ada kunjungan ke luar negeri. 

"Saya diundang. Ini kan Pak Presiden pergi ke luar negeri. Ya mungkin saya harus hadir mewakili pemerintah untuk hadir dalam undangan itu," kata Ma'ruf Amin di Kantor Kapanewon Prambanan, Sleman, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga

Ma'ruf melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi di Yogyakarta pada hari ini. Salah satunya agenda yang dilakukan Ma'ruf hari ini, yaitu meninjau sejumlah program bantuan pemerintah kepada masyarakat di Prambanan, Sleman. 

Sebelumnya Ma'ruf juga dijadwalkan akan menghadiri Dhaup Ageng pernikahan putra Paku Alam X BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti yang resepsinya akan digelar Rabu (10/1/2024) besok. Namun belum dipastikan lagi terkait kehadiran Ma'ruf di acara tersebut. 

"Mudah-mudahan, kalau tidak ada halangan. Artinya besok pagi saya harus kembali (ke Jakarta) kalau begitu," ucapnya. 

PDIP akan merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-51 pada 10 Januari 2024. Perayaan tersebut mengangkat tema 'Satyam Eva Jayate' yang artinya kebenaran pasti menang. 

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menjelaskan, tema HUT ke-51 tersebut merupakan bagian dari semangat partai yang berasal dari rakyat. Spirit perlawanan masyarakat terhadap pemerintahan era Orde Baru.

Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri juga akan menyampaikan pidatonya di Sekolah Partai PDIP pada 10 Januari 2024. Sejumlah hal yang akan disampaikan mengenai merawat pertiwi hingga menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan.

"HUT dibuka 10 Januari dan akan diakhiri 31 Mei, yang kemudian dilanjutkan bulan Bung Karno. Karena itulah sejarah perjuangan partai yang menyatu dengan rakyat, partai yang biasa hadapi ujian-ujian sejarah," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement