Kamis 14 Dec 2023 19:41 WIB

Ridwan Kamil Latih Kader Buat Konten Menangkan Prabowo-Gibran

Gubernur Jabar Ridwan Kamil melatih kader buat konten untuk menangkan Prabowo-Gibran.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Bilal Ramadhan
Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil dalam acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis). Gubernur Jabar Ridwan Kamil melatih kader buat konten untuk menangkan Prabowo-Gibran.
Foto: dok. Republika
Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil dalam acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis). Gubernur Jabar Ridwan Kamil melatih kader buat konten untuk menangkan Prabowo-Gibran.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Ridwan Kamil ingin Golkar menjadi pemenang, khususnya di Jawa Barat.

Selain itu, Ridwan Kamil berharap pasangan Calon Presiden (Capres) 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bisa menang di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Baca Juga

"Partai Golkar Jabar ingin menjadi partai pemenang di Jabar khususnya dengan harapan Calon Presiden (Capres) pasangan 02 yang menang, kemudian partainya juga juara di Jabar," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil dalam acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dan Pendidikan Politik Bidang Media Penggalangan Opini Partai Golkar Jabar di Hotel Asrilia, Kota Bandung pada Kamis (14/12/2023).

Oleh karena itu, kata dia, Partai Golkar Jabar melakukan pelatihan membuat konten agar 27 kota/kabupaten bisa menarik hati masyarakat dengan cara yang serius, humoris tapi tetap berkampanye.

"Kita harus berada di ruang-ruang informasi yang menjadi tempat mencari informasinya para pencoblos. Hasil surveinya mayoritas mencari informasi di  media sosial. Waktu tinggal 60 hari lagi, sehingga tidak boleh ada yang berdiam diri memberikan konten-konten positif," paparnya.

Emil mengatakan, dirinya memberikan tips dan trik membuat konten-konten positif saat Pemilu 2024 kepada para para kader Partai Golkar yang hadir dalam pendidikan politik ini.

"Saya tadi ngisi materi satu jam bagaimana membuat viral konten-konten yang positif Pemilu. Harus cerewet, serius tapi berjanda ujung-ujungnya kampanye, konten tidak harus bikin sendiri tapi bisa pinjem tapi sumbernya harus dicantumkan," paparnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement