Senin 11 Dec 2023 15:44 WIB

Alasan TImnas AMIN tak Beri Bantuan Hukum ke Komika Lampung

Tinnas AMIN menilai materi stand up yang disampaikan Komika Lampung Aulia berlebihan.

Rep: Eva Rianti/ Red: Teguh Firmansyah
Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian saat memberi keterangan klarifikasi ke wartawan mengenai kasus komika Lampung yang jadi tersangka kasus penistaan agama saat tampil di acara Desak Anies, di Posko Perubahan Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2023).
Foto: Republika/Eva Rianti
Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian saat memberi keterangan klarifikasi ke wartawan mengenai kasus komika Lampung yang jadi tersangka kasus penistaan agama saat tampil di acara Desak Anies, di Posko Perubahan Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian mengklarifikasi kasus komika asal Lampung Aulia Rakhman (33 tahun) yang menjadi tersangka kasus penistaan agama saat stand up komedi di acara 'Desak Anies' di Lampung.  Angga menyebut pihaknya tidak akan memberikan bantuan kepada yang bersangkutan, termasuk bantuan hukum atas kasus yang didera Aulia.  

"Yang perlu diklarifikasi adalah bahwa komikanya bukan tim kampanye AMIN sehingga tidak ada bantuan secara khusus dari Timnas. Kalaupun ada Timnas yang membantu itu jatuhnya pribadi, bukan mengatasnamakan Timnas," kata Angga Putra kepada wartawan di Posko Perubahan di Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2023). 

Baca Juga

Bahkan Angga mengungkapkan bahwa Timnas AMIN mengecam isi materi yang disampaikan oleh Aulia. Dia menyebut materi stand up comedy Aulia memang berlebihan. 

"Timnas memang mengecam materi yang disampaikan. Kebebasan berpendapat kan bukan berarti sebebas-bebasnya bicara. Yang selalu disampaikan Pak Anies adalah kebebasan berpendapat ketika mengkritik negara bukan simbol-simbol, apapun agamanya harusnya enggak boleh dipermainkan apalagi Nabi Muhammad bagi penganut agama Islam adalah salah satu yang krusial, baiknya sih itu tidak dilakukan," jelasnya. 

 

Tanggung jawab pribadi

Angga menekankan bahwa kasus itu menjadi tanggung jawab pribadi si komika. Dia menyebut panitia acara sebenarnya sudah memberikan informasi koridor dalam stand up comedy, sehingga komikanya lah yang melakukan kesalahan. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement