Senin 04 Dec 2023 15:02 WIB

Penjelasan Anggaran dan Alasan Wali Kota Semarang Bagikan Motor kepada 177 Lurah

Pengadaan motor dinas untuk 177 lurah di Semarang viral dan menuai polemik.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Foto: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengklarifikasi isu pengadaan 177 sepeda motor dinas untuk seluruh lurah di daerah itu yang viral dan menimbulkan polemik di masyarakat. Ita, sapaan akrab Hevearita, di Semarang, pada Ahad (4/12/2023), meminta maaf atas kesalahannya tidak menjelaskan rincian anggaran yang disebutkan Rp8 miliar sehingga terkesan anggaran itu hanya untuk pengadaan sepeda motor.

"Mohon maaf, saya menyampaikan Rp8 miliar itu secara keseluruhan. Saya meluruskan Rp8 miliar ini tidak hanya untuk pengadaan sepeda motor saja, tetapi juga kebutuhan Bagian Rumah Tangga Setda lainnya untuk pelayanan masyarakat," kata Ita.

Baca Juga

Ita menyebutkan total anggaran pengadaan yang ditetapkan senilai Rp7,931 miliar, sedangkan anggaran untuk pembelian sepeda motor untuk operasional dinas lurah Rp4,7 miliar.

"Melihat dari berita-berita yang mungkin viral, saya mungkin membacanya keseluruhan Rp7,931 miliar. (Anggaran tiap motor) Harga diler itu Rp26.566.732 sehingga total anggaran Rp4.702.311.564," kata dia.

 

Selain sepeda motor dinas untuk lurah, kata dia, Bagian Rumah Tangga Pemkot Semarang juga melakukan pengadaan barang untuk kepentingan masyarakat, seperti televisi dan alat pemadam api ringan (APAR). Menurut dia, pengadaan barang-barang itu memang harus dilakukan, misalnya televisi karena kondisi televisi layar datar yang digunakan untuk pemandu informasi masyarakat di Balai Kota Semarang telah buram dimakan usia, demikian juga APAR.

"Tabung alat pemadam itu sejak 2004 belum diganti. Juga, motor lurah itu sudah dipakai sejak 2014. Bayangkan sudah hampir sembilan tahun belum diganti, mengingat sekarang ini mau tidak mau lurah harus sering terjun ke lapangan," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement