Rabu 22 Nov 2023 21:36 WIB

Boy Thohir Hingga Patrick Waluyo Bertemu Gibran di Solo, Ada Apa?

Tadi ada Wishnutama, Pak Boy Thohir, Pak Patrick Walujo, nyumbang CSR di Solo Safari.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Erik Purnama Putra
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo.
Foto: Muhammad Noor Alfian
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pengusaha Boy Thohir, Patrick Waluyo, hingga Wishnutama Kusubandio menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/11/2023). Mereka berempat berembuk cukup lama di ruang kerja Wali Kota Solo.

Namun, setelah itu mereka bareng-bareng berangkat ke Solo Safari. Adapun Solo Safari adalah kawasan edukasi satwa modern di lahan seluas 13,9 hektare.

Baca Juga

Ditemui usai pertemuan tersebut, Gibran menjelaskan, mereka membahas soal dana tanggung jawab sosial (CSR) untuk Solo Safari. "Tadi ada Wishnutama, Pak Boy Thohir, Pak Patrick Walujo. Nggak soal Piala Dunia (U17). Beliau bertiga yang nyumbang CSR, Solo Safari di sini," kata Gibran di Kota Solo, Rabu.

Boy adalah salah satu pemilik saham Adaro. Boy juga merupakan kakak kandung Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang menjadi penanggung jawab Piala Dunia U-17 di Indonesia.

 

Putra sulung Presiden Jokowi tersebut juga mengungkapkan, sebenarnya para pengusaha itu sudah memberikan CSR sejak tahap awal. Soal kunjungan itu, kata Gibran, tamunya tersebut ingin melihat langsung perkembangan Solo Safari setelah dilakukan perbaikan. 

"Beliau-beliau sudah sejak tahap satu. (Datang ke sini) untuk melihat progres sama melihat perkembangan di sini itu aja," ucap Gibran. 

Sementara itu, General Manager Solo Safari, Shinta Adhitya menyebut, tak tahu-menahu soal pembahasan yang terjadi selama pertemuan antara Gibran dan tamunya. Dia hanya mengetahui, mereka melangsungkan makan siang bersama. "Ya tadi ke sini makan siang bersama Mas Wali. Dan mereka sudah berkontribusi," katanya mengakhiri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement