Selasa 21 Nov 2023 12:40 WIB

Polres Tasikmalaya Usut Bayi Meninggal Usai Dilahirkan di Klinik Diduga Jadi Bahan Konten

Polisi telah menerima laporan bayi meninggal di Tasikmalaya yang viral di medsos.

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andri Saubani
Suasana sebuah klinik di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, beberapa waktu lalu. Klinik itu diduga memberikan pelayanan buruk hingga menyebabkan bayi yang baru dilahirkan meninggal dunia.
Foto: Republika/Bayu Adji P
Suasana sebuah klinik di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, beberapa waktu lalu. Klinik itu diduga memberikan pelayanan buruk hingga menyebabkan bayi yang baru dilahirkan meninggal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota telah menerima laporan terkait kasus dugaan pelayanan buruk di salah satu klinik wilayah Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, pada Senin (20/11/2023). Pelayanan yang diduga menyebabkan seorang bayi meninggal dunia itu kini sedang diselidiki aparat kepolisian. 

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jajang Kurniawan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait kasus itu dari keluarga korban. Saat ini, polisi disebut masih melakukan penyelidikan terkait kasus yang kini ramai di media sosial (medsos) tersebut. 

Baca Juga

"Kami sudah terima laporan dari keluarga korban," kata dia saat dikonfirmasi Republika, Selasa (21/11/2023).

Menurut dia, penyidik saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap orang tua bayi yang meninggal dunia itu. Penyelidikan dilakukan dengan cara jemput bola. 

"Soalnya kondisi ibu bayi belum pulih, jadi kami datang langsung ke rumahnya," ujar Jajang.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Tati Nurhayati, mengaku sudah melaporkan kasus itu ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota. Menurut dia, anaknya yang melahirkan di klinik tersebut sudah dimintai keterangan oleh aparat kepolisian. 

"Tadi sudah ada dari Polres ke sini, baru pulang. Mereka tanya kronologi kejadian," kata Tati saat dikonfirmasi, Selasa.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement