Senin 30 Oct 2023 13:40 WIB

Gulkarmat DKI: Kebakaran TPST Bantargebang Berhasil Dipadamkan

Satu unit pemadam kebakaran akan berjaga sementara di TPST Bantargebang

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Sejumlah petugas menggunakan eskavator melakukan  proses pendinginan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (29/10/2023). Menurut keterangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sebanyak 19 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada pukul 13.30 WIB dan penyebab kebakaran di zona 2 TPST tersebut masih dalam penyelidikan.
Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Sejumlah petugas menggunakan eskavator melakukan proses pendinginan TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Ahad (29/10/2023). Menurut keterangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sebanyak 19 mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada pukul 13.30 WIB dan penyebab kebakaran di zona 2 TPST tersebut masih dalam penyelidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyebut kebakaran di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TSPT) Bantargebang telah berhasil dipadamkan. Puluhan petugas telah melakukan proses pendinginan sejak Ahad (29/10/2023) pukul 18.23 WIB.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada kemarin siang atau sekitar pukul 14.15 WIB. Sebanyak 90 personel diturunkan untuk mengatasi kebakaran ini.

"Saat ini sudah dinyatakan selesai persiapan unit dan personel kembali ke pos masing-masing," kata Satriadi Gunawan kepada Republika.co.id, Senin (30/10/2023).

Dia menjelaskan, satu unit pemadam kebakaran akan berjaga sementara di lokasi tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran susulan.

"Kita tinggalkan satu unit untuk stand by antisipasi kemungkinan kebakaran lagi," katanya.

Satriadi juga mengaku belum mengetahui detail tentang penyebab kebakaran di TPST Bantargebang. "Belum ada info," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dan Kota Bekasi untuk memadamkan api. Puluhan armada mobil pemadam juga dikerahkan untuk insiden tersebut.

"Untuk sementara terpantau, empat mobil tangki air UPST, 2 damkar UPST, 15 damkar dari DKI Jakarta, empat damkar dari Kota Bekasi. Kami juga mengerahkan puluhan ekskavator untuk membalik sampah yang terbakar dan melakukan penyiraman," kata Asep. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement