Senin 23 Oct 2023 20:47 WIB

Emak-Emak Marah di KRL Commuter Line karena Bau Sepatu

Penumpang wanita diturunkan di Stasiun Pasar Minggu karena tak bisa ditenangkan.

Rep: Ali Mansur/ Red: Erik Purnama Putra
Calon penumpang bersiap menaiki KRL Commuter Line di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2022).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Calon penumpang bersiap menaiki KRL Commuter Line di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Viral di media sosial seorang wanita paruh baya marah-marah ke penumpang wanita lainnya di dalam rangkaian KRL Commuter Line rute Bogor-Jakarta. Dalam narasinya, wanita itu melarang penumpang lain berdiri dan juga selonjoran di depannya.

Dari keterangan petugas di KRL, wanita itu tidak suka dengan bau sepatu penumpang lain. Padahal, selama ini, tidak ada larangan bagi penumpang untuk duduk dalam posisi apa pun, termasuk duduk posisi menyilang.

"Jadi ibu ibu ini gak ngebolehin orang berdiri di depan dia karena katanya dia sensitif, orang selonjoran juga gak boleh. Sampe akhirnya ada mba-mba menyilangkan kaki dia malah marah? Sampe dia narik kaki mba-mba itu," demikian narasi video yang diunggah di Instagram tersebut.

External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (21/10/2023) sekitar pukul 18.38 WIB. Dia menyebut, penumpang wanita yang ada dalam video itu membuat kegaduhan di kereta ketujuh dari belakang.

 

Sehingga petugas pun mendatangi lokasi di dalam kereta yang terjadi kegaduhan. Petugas menanyakan awal mula masalah yang terjadi kepada ibu yang komplain tersebut.

"Berdasarkan keterangan yang diperoleh bahwa salah seorang pengguna tidak suka jika terdapat pengguna lain yang berdiri di depannya saat duduk," ujar Leza dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, Senin (23/10/2023).

Menurut Leza, wanita paruh baya itu juga memarahi penumpang lain yang kakinya berselonjor. Lalu penumpang yang berada di sampingnya ikut kena semprot karena duduk dengan menyilangkan kaki.

Bahkan wanita itu sampai merobek tote bag penumpang lain, hingga berujung cekcok. Kemudian petugas menanyakan kepada wanita itu apa yang membuatnya marah-marah kepada penumpang KRL lain.

"Petugas kami menanyakan kembali kepada ibu tersebut dan beliau menjelaskan bahwa tidak suka mencium aroma sepatu, aroma tersebut membuat kepalanya pusing," jelas Leza.

Selanjutnya, petugas di KRL itu berupaya menenangkan kegaduhan yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Lalu petugas itu pun menurukan wanita paruh baya itu di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Hal itu dilakukan dikarenakan yang bersangkutan tidak dapat ditenangkan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna untuk saling menghormati dan menghargai sesama pengguna agar selama di dalam Commuter Line tetap kondusif dan nyaman," ucap Leza.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement