Senin 23 Oct 2023 19:48 WIB

Pembukaan Program Doktor Ilmu Manajemen, FE Unkris Jalin Kerja Sama dengan UPI Bandung

Ini komitmen bersama antarperguruan tinggi untuk bisa saling memberikan manfaat.

Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Krisnadwipayana (Unkris) menjalin kerja sama dengan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Senin (23/10/2023)..
Foto: Unkris.
Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Krisnadwipayana (Unkris) menjalin kerja sama dengan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Senin (23/10/2023)..

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Krisnadwipayana (Unkris) menjalin kerja sama dengan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kerja sama ini terkait bantuan tenaga pengajar dalam rangka pembukaan Program Doktor Ilmu Manajemen Unkris.

Perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh Dekan FE Unkris Dr Imam Wibowo, SE, MSi dengan Dekan FPEB UPI Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.S, di kampus Unkris pada Senin (23/10/2023) tersebut merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman yang dilakukan antara Unkris dan UPI terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi pada 21 September 2023.

 

"FE Unkris dalam waktu dekat akan membuka program doktor ilmu manajemen. Melalui perjanjian kerja sama dengan UPI ini, kami akan perkuat sumber daya manusia (SDM) Fakultas Ekonomi dahulu agar nanti begitu dibuka program doktor ilmu manajemen, semua sudah siap,” kata Rektor Unkris Dr Ir Ayub Muktiono dalam keterangan persnya, Senin (23/10/2023).

 

Bantuan tenaga pengajar dengan jabatan fungsional setingkat guru besar tersebut, lanjut Dr Ayub, dalam rangka pembukaan Program Doktor (S3) Ilmu Manajemen Unkris serta untuk mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di Program Doktor Ilmu Manajemen FE Unkris. "Selain bantuan tenaga pengajar, perjanjian kerja sama juga meliputi bidang penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah, dan pengembangan SDM," jelas dia.

Menurut Rektor Unkris ini, kerja sama antara Unkris dengan UPI telah memiliki payung hukum setelah sebelumnya pada 21 September 2023 dilakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama. “Nota kesepahaman yang ditandatangani oleh saya mewakili Unkris dengan Rektor UPI Prof Dr Solehuddin, M.Pd, MA tersebut menjadi payung hukum perjanjian kerja sama lanjutan antardua lembaga.”  

Dr Ayub menjelaskan bahwa nota kesepahaman antara Unkris dan UPI merupakan komitmen bersama antarperguruan tinggi untuk bisa saling memberikan manfaat. “Baik Unkris maupun UPI, berkomitmen untuk saling memberikan manfaat antarlembaga yang kemudian akan kami lanjutkan dengan berbagai bentuk kerja sama, baik antarfakultas maupun antarunit yang ada dalam bentuk perjanjian kerja sama,” kata dia.

Dalam nota kesepahaman disepakati kerja sama menyangkut Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Nota kesepahaman ini berlaku tiga tahun untuk kemudian diperbaharui sesuai perkembangan dan kesepakatan lanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FE Unkris Dr Imam Wibowo mengatakan, selain untuk pemenuhan kecukupan tenaga pengajar dalam rangka pembukaan program doktor (S3) ilmu manajemen serta untuk mendukung pelaksanaan proses belajar mengajar pada Program Doktor Ilmu Manajemen FE Unkris, perjanjian kerja sama juga bertujuan meningkatan mutu pendidikan dan membina hubungan kelembagaan kedua belah pihak di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Kami juga ingin memberikan pembelajaran yang memadai bagi peserta didik serta meningkatkan kualitas SDM di masing masing lembaga,” tegas Dr Imam.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama 2 tahun dan akan dievaluasi setiap tahun sekali oleh kedua belah pihak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement