Rabu 11 Oct 2023 22:33 WIB

Silaturahmi ke Keluarga Ulama Sufi Kharismatik Abah Anom Suryalaya, Ganjar Dapat Pesan Ini

Ganjar diberikan sebuah cendera mata berupa buku.

Kegiatan di Pondok Pesantren Suryalaya, Desa Tanjungkerta, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Foto: Dok. Web
Kegiatan di Pondok Pesantren Suryalaya, Desa Tanjungkerta, Tasikmalaya, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo menuruskan agenda silahturahmi dengan pimpinan pondok pesantren yang ada di Tasikmalaya. Selasa (10/10/2023), Ganjar mendatangi Pondok Pesantren Suryalaya, Desa Tanjungkerta, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kedatangan Ganjar pun mendapat riuh dari para santri yang sudah menunggu.

Saat tiba di lokasi, Ganjar langsung menemui Pengasuh Ponpes KH Baban Ahmad Jihad di sebuah ruangan dan berlangsung secara terbatas.

Baca Juga

Dalam kesempatan itu, Ganjar diberikan sebuah cendera mata berupa buku dari KH Baban Ahmad Jihad. Setelahnya, Ganjar langsung bergegas ke arah Masjid untuk menjalankan ibadah salat Maghrib. “Iya dapat (buku), tentang amalan-amalan,” kata Ganjar.

Usai salat Maghrib, Ganjar berjalan ke atas dengan menelusuri anak tangga untuk berziarah ke Makam Syaikh Abdullah bin Nur Muhammad atau yang dikenal dengan panggilan Abah Sepuh dan KH Ahmad Sohibul Wafa Tajul Arifin alias Abah Anom.

 

Ditemui setelah bersilahturahmi dan berziarah, Ganjar mengaku banyak bicara hal mengenai kehidupan ketika mendatangi Ponpes Suryalaya.

"Tadi sempat bicara banyak hal. Tentang apa sih hidup apa sih akan dikejar wong seluruh tuntunan agama sudah ada kok. Maka segala sesuatu apalagi sifatnya dunia, Allah SWT sudah gariskan," kata Ganjar.

Dikatakan mantan Gubernur Jawa Tengah ini, banyak hal yang didapatkannya usai berdiskusi dengan KH Baban Ahmad Jihad. 

“Maka kami mendapatkan banyak diskusi yang menurut saya mencerahkan, menyegarkan dan kita diajarkan untuk sabar, diajarkan untuk baik dan tentu ini bagian dari nilai-nilai yang ditularkan kepada siapapun," paparnya. 

Lebih jauh, Ganjar menuturkan Ponpes Suryalaya selalu didatangi oleh orang-orang untuk bersilahturahmi sekaligus berdiskusi untuk mendapatkan masukan yang positif.

“Dan Suryalaya ini banyak orang yang datang. Artinya apa, banyak orang yang ingin bersilaturahmi dan bertanya. Hari ini giliran saya berdiskusi, alhamdulillah mendapatkan banyak masukan yang positif," ungkapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement