Rabu 11 Oct 2023 17:38 WIB

Mahasiswi Diduga Bunuh Diri di Mal Paragon, Ini Respons Unnes

Unnes memberikan bantuan penanganan jenazah D yang diduga bunuh diri di Mal Paragon.

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Bilal Ramadhan
Universitas Negeri Semarang (Unnes). Unnes memberikan bantuan penanganan jenazah D yang diduga bunuh diri di Mal Paragon.
Foto: Unnes
Universitas Negeri Semarang (Unnes). Unnes memberikan bantuan penanganan jenazah D yang diduga bunuh diri di Mal Paragon.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Universitas Negeri Semarang (Unnes) berduka atas peristiwa yang dialami oleh N (20 tahun), salah satu mahasiswinya yang dikabarkan meninggal dunia di Mal Paragon, Kota Semarang, Selasa (10/10).

Sebagai ungkapan duka yang mendalam, perwakilan Unnes telah bertemu dengan pihak keluarga almarhumah, sekaligus memberikan bantuan dalam proses penanganan jenazah di di RSUP dr Kariadi, Kota Semarang, Selasa malam.

Baca Juga

Kepala Humas Unnes, Rahmat yang dikonfirmasi membenarkan jika N tercatat sebagai salah satu mahasiswi di Unnes. Sehingga keluarga besar Unnes turut berduka atas berpulangnya mahasiswi tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian dan untuk membantu meringankan beban keluarga,  Unnes telah menyampaikan bantuan dengan menangani biaya pemulasaraan dan pemulangann jenazah sampai Kabupaten Cilacap.

"Melalui Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FMIPA, Zaenal Abidin PhD, Unnes telah menuntaskan proses pemjlasaraan dan pemulangan jenazah, semalam," jelas Rahmat melalui pesan WA, Rabu (11/10/2023).

Sehingga, lanjutnya, pada Rabu, pukul 02.30 WIB dini hari, jenazah almarhumah telah dibawa oleh pihak keluarga untuk dilaksanakan proses pemakaman, di kampung halamannya, di Kabupaten Cilacap. 

Soal informasi N melakukan bunuh diri...

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement