Kamis 14 Sep 2023 20:53 WIB

Wanita Difabel Diperkosa, Dibunuh, dan Dibuang ke Septic Tank, Ini Kronologinya

Polisi berhasil menangkap pelaku yang juga tetangga korban.

Rep: Idealisa Masyarafina/ Red: Teguh Firmansyah
 Konferensi pers kasus pembunuhan wanita di septic tank di Mapolresta Cilacap, Kamis (14/9/2023).
Foto: Dokumen
Konferensi pers kasus pembunuhan wanita di septic tank di Mapolresta Cilacap, Kamis (14/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Mayat seorang wanita difabel ditemukan di dalam septic tank rumah warga di Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Diketahui korban berinisial IM (33 tahun) telah diperkosa sebelum dihabisi dan jenazahnya dibuang.

Pelaku AS (31 tahun) berhasil ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polresta Cilacap pada Kamis (14/9/2023), sekitar pukul 02.00 WIB di Alun-alun Banyumas. Pelaku diketahui merupakan tetangga korban.

Baca Juga

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto mengungkapkan, kronologi kejadian berawal dari pelaku AS (31 tahun) pada hari Ahad (10/9/2023) masuk ke rumah korban melalui jendela belakang dengan niatan akan mencuri.

"Ketika AS hendak mengambil dompet di lemari kamar, korban terbangun dan memergoki AS. Tanpa pikir panjang AS langsung membekap korban menggunakan bantal hingga korban lemas, kemudian AS mengambil dompet korban yang lain," ujar Kapolresta Cilacap, Kamis (14/9/2023).

 

Ketika tersangka AS hendak pulang, ia melihat pakaian korban yang tersingkap. Ia pun tak mampu menahan nafsu. Pelaku lantas hendak memperkosa korban, tapi korban terus melawan. AS lalu menyayat dahi korban menggunakan golok yang dibawanya.

AS juga memukul korban dengan tangan kosong hingga membuat korban kembali lemas. Pelaku kemudian melarikan diri, meninggalkan korban terluka di tempat tidurnya.

Kemudian, pada Senin (11/9/2023) sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka kembali ke rumah korban untuk memeriksa keadaan. Korban masih tergeletak di kasur, berlumuran darah. Tersangka bermaksud membersihkan rumah dan memindahkan tubuh korban ke halaman belakang dengan tujuan menghilangkan jejak.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement