Selasa 29 Aug 2023 09:39 WIB

Pemikir Islam, Penyair, Dokter dan Peneliti Vaksin Covid-19 Raih Achmad Bakrie Award

Penghargaan Achmad Bakrie telah diberikan kepada 82 penerima.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kedua kiri) menyerahkan penghargaan bidang Kedokteran kepada Tonang Dwi Ardyanto (kiri) pada Penghargaan Achmad Bakrie (PAB) XVIII 2022 di Djakarta Theater, Jakarta, Minggu (14/8/2022). PAB tahun ini menghadirkan lima kategori penghargaan dan juga diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 sekaligus HUT ke-80 Kelompok Usaha Bakrie yang mengangkat tema Generasi Bangun Negeri.
Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kedua kiri) menyerahkan penghargaan bidang Kedokteran kepada Tonang Dwi Ardyanto (kiri) pada Penghargaan Achmad Bakrie (PAB) XVIII 2022 di Djakarta Theater, Jakarta, Minggu (14/8/2022). PAB tahun ini menghadirkan lima kategori penghargaan dan juga diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 sekaligus HUT ke-80 Kelompok Usaha Bakrie yang mengangkat tema Generasi Bangun Negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penghargaan Achmad Bakrie kembali digelar tahun ini dengan memberikan penghargaan kepada empat orang dalam bidangnya masing-masing. Keempat penerima Penghargaan Achmad Bakrie XIX adalah: Fachry Ali untuk bidang Pemikiran Sosial, Joko Pinurbo untuk bidang Sastra, Andrijono untuk bidang Kedokteran, dan Carina Joe untuk bidang Sains.

Ketua Penyelenggara Penghargaan Achmad Bakrie XIX adalah Aninditha Anestya Bakrie, yang akrab disapa Ditha. Ia mengatakan, penerima penghargaan tahun ini dipilih melalui seleksi ketat tim juri yang terdiri dari tim Freedom Institute, perwakilan Bakrie Group, dan pakar atau konsultan independen.

“Mereka yang terpilih tahun ini adalah orang Indonesia yang selama ini mengabdikan hidupnya untuk berkarya yang bermanfaat bagi orang banyak. Ini sesuai amanah H. Achmad Bakrie tentang keIndonesiaan dan kemanfaatan,” kata Ditha dalam rilis pers, Selasa (29/8/2023).

Co-Founder PAB yang juga Direktur Eksekutif Freedom Institute, Rizal Mallarangeng mengungkapkan setelah melalui diskusi panjang dan pertimbangan yang matang, akhirnya tim juri memberikan penghargaan pada empat tokoh untuk empat bidang. 

Mereka adalah:

Fachry Ali (Jakarta) 

Bidang Pemikiran Sosial

“Berjasa memakai ilmu-ilmu sosial dalam melihat Islam Indonesia, dan berkontribusi memperkenalkan kajian-kajian ilmu sosial kepada komunitas intelektual Islam Indonesia.”

 

Joko Pinurbo (Yogyakarta)

Bidang Sastra

“Puisinya yang secara tajam menggabungkan warisan puisi lirik dengan budaya populer dan satire sosial.”

 

Andrijono (Jakarta)

Bidang Kedokteran

“Penemuannya terkait deteksi dini atas kanker rahim (serviks) melalui air kemih dianggap sangat revolusioner membantu kaum perempuan dalam mengantisipasi dan mengatasi penyebab tertinggi kedua meninggalnya kaum perempuan setelah kanker payudara.”

 

Carina Joe (London)

Bidang Sains

“Hasil risetnya mempercepat penemuan vaksin AstraZeneca yang ikut berperan sangat penting dalam mengatasi pandemi Covid-19.”

 

Rizal mengatakan, semua penerima bersedia menerima penghargaan dan akan hadir di acara Penghargaan Achmad Bakrie XIX, termasuk Carina Joe yang bertempat tinggal di London.

Penghargaan Achmad Bakrie diselenggarakan oleh Keluarga Bakrie yang didukung oleh Bakrie Group melalui Bakrie Untuk Negeri, bekerjasama dengan Freedom Institute dan VIVA Group.

Sejak digelar pertama kali pada tahun 2003 sampai penyelenggaraan terakhir di tahun 2022 lalu, Penghargaan Achmad Bakrie telah diberikan kepada 82 penerima yang terdiri dari 78 perorangan dan 4 lembaga atau kelompok. Ditambah dengan tahun ini, maka total penerima penghargaan saat ini berjumlah 86 penerima.

Para penerima penghargaan merupakan tokoh dan lembaga yang menghasilkan karya luar biasa dan inspiratif yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Ini sesuai dengan amanah dari pendiri Bakrie; H. Achmad Bakrie (1916-1988) yang tertuang dalam filosofi Bakrie atau Trimatra Bakrie yaitu: keIndonesiaan, kemanfaataan dan kebersamaan.

Trimatra Bakrie masih terus dijalankan sebagai bentuk komitmen pada pembangunan bangsa dan negara Indonesia serta untuk menghargai karya-karya terbaik, kreatif, dan inovatif yang ditujukan bagi kemajuan dan perkembangan positif bangsa Indonesia.

Sesuai tradisi Penghargaan Achmad Bakrie, sebelum acara utama diselenggarakan para penerima penghargaan akan diundang dalam malam ramah-tamah dengan keluarga Bakrie untuk menjalin keakraban dan sebagai penghormatan kepada para penerima penghargaan.

Malam Penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie XIX akan digelar dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan bertempat di Ciputra Artpreneur Theatre. Acara Penghargaan Achmad Bakrie XIX akan dipandu oleh Andromeda Mercury dan Maria Assegaf yang merupakan presenter Tv One serta dimeriahkan oleh penyanyi Mawar De Jongh dan Rahmania. Selain itu, acara penghargaan ini juga melibatkan berbagai pihak lainnya seperti Magenta Orchestra, Alffy Rev (Komposer & Produser musik), serta Inkomee Creative (penari & pemain teater) yang merupakan lulusan Institut Kesenian Jakarta.

Penghargaan Achmad Bakrie XIX juga akan mengeluarkan lagu tema (theme song) yang sempat dikompetisikan di media sosial dan mengundang pemenang pencipta lagu, yaitu Adi Mursalin & Alfikar Shaloom Ibrel untuk datang menghadiri acara.

Di tahun ini Penghargaan Achmad Bakrie banyak melibatkan kaum millenial dan Gen Z dengan konsep yang menarik dan tetap elegan, agar acara penghargaan ini dapat diterima oleh semua generasi.

Malam Penghargaan Achmad Bakrie XIX dapat disaksikan di Tv One pada hari Sabtu, 02 September 2023, pukul 20.00 - 22.00 WIB.

Juga bisa disaksikan melalui streaming di channel Youtube @tvOneNews @ANTV_official dan @VIVAcoid

Jangan lupa ikuti media sosial Penghargaan Achmad Bakrie untuk liputan eksklusif dan info menarik lainnya di Instagram & Tiktok: @penghargaanachmadbakrie, X: @P_AchmadBakrie, Facebook: fb.com/PenghargaanAchmadBakrie

sumber : Rilis
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement