Rabu 09 Aug 2023 17:57 WIB

Anggaran Disdik Rp 634 Miliar Disetujui, Jumlah Sekolah di Kota Bogor Bertambah

Jumlah sekolah di Kota Bogor akan bertambah dengan anggaran Disdik Rp 634 miliar.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bilal Ramadhan
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, meninjau kegiatan belajar mengajar di SMPN 8 Bogor. Jumlah sekolah di Kota Bogor akan bertambah dengan anggaran Disdik Rp 634 miliar.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, meninjau kegiatan belajar mengajar di SMPN 8 Bogor. Jumlah sekolah di Kota Bogor akan bertambah dengan anggaran Disdik Rp 634 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Komisi IV DPRD Kota Bogor menyetujui anggaran sebesar Rp 634 miliar yang diajukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Namun, DPRD memberi catatan kepada Disdik, agar segera merealisasikan pembangunan dua unit sekolah baru (USB).

Anggaran sebesar Rp 634 miliar itu, disetujui Komisi IV DPRD Kota Bogor melalui Ramcangan KUA-PPAS 2024 yang diajukan oleh Disdik Kota Bogor. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri, menegaskan agar Disdik Kota Bogor merealisasikan pembangunan dua USB yang berlokasi di Cimahpar 3 dan Duta Pakuan.

Baca Juga

“Alhamdulillah perjuangan DPRD Kota Bogor dan khususnya komisi IV untuk adanya penambahan unit sekolah baru bisa direalisasikan di tahun depan dan berdasarkan data yang disampaikan oleh pak kadis lokasinya di Bogor Utara,” kata Saeful, Rabu (9/8/2023).

Dalam KUA-PPAS 2024, Saeful menyebutkan, anggaran yang disiapkan oleh Disdik Kota Bogor untuk membangun dua unit sekolah baru sebesar Rp 33 miliar. Hal ini menurutnya menjadi sinyal bagus untuk penyelesaian akar persoalan dari permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tahun ini.

“Semoga dengan adanya penambahan unit sekolah baru bisa menjawab persoalan PPDB yang kemarin sempat ramai. Kami dari Komisi IV tentunya akan mengawasi pembangunan yang akan dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun ini,” ujarnya.

Selain pembangunan sekolah baru, sambung Saeful, Komisi IV DPRD Kota Bogor juga turut meminta Disdik Kota Bogor agar memastikan anggaran program pembangunan ruang kelas baru untuk tingkat SD sebesar Rp 26,5 miliar, dan program rehabilitasi sedang atau berat untuk ruang kelas SD sebesar Rp 59 miliar bisa terlaksana.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie P. Sultani, menegaskan dorongan dan dukungan DPRD untuk perbaikan sektor pendidikan ini, berlandaskan hasil sidak yang dilakukan pihaknya ke SMPN 20 dan ke SD Panaragan Kidul diawal tahun ini.

“Dengan dukungan anggaran dan pengawasan yang kami lakukan. Kami harap jajaran Dinas Pendidikan bisa merealisasikan semua program ini di tahun depan dan terus bersinergi demi kebaikan dunia pendidikan,” kata Devie.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement