Selasa 08 Aug 2023 20:48 WIB

Perusahaan Swasta Diimbau Terapkan WFH Saat KTT ASEAN Berlangsung

KTT ASEAN akan digelar di NTT dan DKI Jakarta.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Agus raharjo
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berkunjung ke Pulau Pramuka, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu pada Selasa (25/7/2023).?
Foto: Republika/Haura Hafizhah
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berkunjung ke Pulau Pramuka, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu pada Selasa (25/7/2023).?

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengimbau perusahaan swasta di DKI Jakarta agar menerapkan Work From Home (WFH) terhadap karyawannya selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN 2023 berlangsung di DKI Jakarta.

"Kami mengimbau untuk bisa memberikan sumbangsih kelancaran KTT ASEAN yang akan dilaksanakan pada 5 sampai 7 September 2023 maka pihak-pihak swasta bisa memulai memikirkan, misalnya WFH dengan kebijakan masing-masing," kata Heru dalam diskusi Forum Mereka Barat 9 (FMB9) yang disiarkan secara daring pada Selasa (8/8/2023).

Baca Juga

Ia melanjutkan permintaan kepada pihak swasta menerapkan WFH itu bersifat imbauan. Surat edaran mengenai imbauan itu segera dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sekali lagi, untuk yang di luar dari perangkat daerah swasta dan lain-lain sifatnya adalah edaran dan imbauan," kata dia.

Diketahui, Indonesia sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 akan menyelenggarakan perhelatan tersebut di dua tempat. Yaitu Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Mei, serta DKI Jakarta pada September 2023.

Jakarta sebagai tuan rumah untuk agenda KTT ASEAN Plus atau ASEAN+3 Summit yang turut menghadirkan negara-negara di luar Asia Tenggara. Yaitu Jepang, Republik Rakyat Tiongkok dan Korea Selatan. Saat ini pemerintah tengah memersiapkan sejumlah titik strategis sebagai lokasi penyambutan para tamu undangan dari berbagai negara tersebut.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meninjau beberapa titik strategis, yaitu Bandara Halim Perdana Kusuma, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), kawasan Gelora Bung Karno (GBK) serta kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat pada kemarin (29/4/2023).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement