Kamis 13 Jul 2023 19:20 WIB

Prodi Teknologi Informasi UBSI Sukses Gelar Pembekalan Sertifikasi Network Administrator

Pembekalan Sertifikasi Administrator Madya fokus di tiga tahapan

Dalam rangka meningkatkan lulusan yang berkompeten dan berdaya saing tinggi, Program Studi (prodi) Teknologi Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menggelar pembekalan sertifikasi network administrator madya, Selasa (27/6) secara daring.
Foto: Dok Universitas BSI
Dalam rangka meningkatkan lulusan yang berkompeten dan berdaya saing tinggi, Program Studi (prodi) Teknologi Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menggelar pembekalan sertifikasi network administrator madya, Selasa (27/6) secara daring.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka meningkatkan lulusan yang berkompeten dan berdaya saing tinggi, Program Studi (prodi) Teknologi Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menggelar pembekalan sertifikasi network administrator madya, Selasa (27/6) secara daring.

Kegiatan yang dihadiri oleh 314 peserta yang merupakan mahasiswa Prodi Teknologi Informasi semester 6 dan 8, kegiatan ini juga turut dipandu oleh moderator yakni Wati Erawati, selaku Dosen Program Studi Teknologi Informasi. 

Hendra Supendar, selaku Kaprodi Teknologi Informasi Universitas BSI dalam sambutannya mengatakan bahwa sertifikasi kompetensi itu memiliki banyak manfaat bagi tenaga kerja maupun sebuah perusahaan.

“Sertifikasi ini sangat penting diikuti oleh peserta untuk kedepannya, sehingga mahasiswa dapat bersaing dalam dunia kerja dan memiliki bukti dalam bentuk tertulis atas kemampuan peserta pada bidang ilmu mereka,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis, Selasa (11/7). 

 

Sementara itu, Eka Kusuma Pratama, selaku instruktur CISCO dan juga asesor kompetensi keahlian BNSP menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan piagam atau kartu yang berisi bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja pada jenis profesi tertentu. 

“Program sertifikasi network administrasi madya yang di fasilitasi oleh Prodi Teknologi Informasi Universitas BSI, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan antara lain terkait jenis ujian yang berjalan. Terdapat tiga tahapan yaitu tertulis, wawancara dan juga praktek. Dalam hal praktek mahasiswa wajib memiliki software Tracer versi terbaru,” jelas Eka.

Ia menambahkan, selain itu, mahasiswa diwajibkan login di web http://lsp.bsi.ac.id. Di dalam web tersebut mahasiswa harus melengkapi dokumen-dokumen sebagai pendukung yang berkaitan dengan sertifikasi network administrator madya. 

“Selain itu di dalam web tersebut mahasiswa harus mempelajari dan menguasai 9 unit agar mendapatkan hasil yang kompeten,” pungkas Eka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement