Kamis 06 Jul 2023 17:11 WIB

Prasetyo PDIP Dukung JIS Direnovasi, Bantah Ada Motif Politik

Kata ketua DPRD DKI, pernah ada konser Dewa 19 di JIS, akhirnya berantakan.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Erik Purnama Putra
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.
Foto: Muhamad Ubaidillah
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah pusat merencanakan untuk merenovasi Jakarta International Stadium (JIS) yang baru diresmikan pada 25 Juni 2022. Hal itu terkait rencana JIS menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi pun mendukung rencana tersebut.

"Ya kalau ada kekurangan harus diperbaiki supaya bisa digunakan, difungsikan, ada jalan yang belum tersodet ya diperbaiki. Pemerintah pusat kan mau bantu itu ya tidak ada salahnya. Kalau dimasukkan ke ranah politik enggak lah kan karena emang ada Piala Dunia U-17," kata Prasetyo saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Kamis (6/7/2023).

Menurut politikus PDIP itu, jangan mentang-mentang tahun ini merupakan tahun politik lalu niatan pemerintah pusat merenovasi JIS dimasukkan ke ranah politik. Prasetyo menegaskan, renovasi stadion berkapasitas 82 ribu penonton yang diresmikan Anies Rasyid Baswedan tidak ada urusannya dengan politik.

Baca: Pembangunan Stasiun JIS, Pj Heru Janjikan Secepatnya Selesai

"Itu urusan Pak Presiden Jokowi membantu Jakarta, apalagi Pak Jokowi sebagai Presiden kan awalnya pernah menjadi Gubernur Jakarta dan yang membuat groundbreaking pertama kan Pak Jokowi dulu kan JIS namanya Stadion BMW," kata Prasetyo.

Dia mencatat, memang akses JIS harus segera ditambah karena jalan masuknya sekarang hanya ada satu dari sisi barat. Prasetyo tidak ingin kejadian konser Dewa 19 yang dihadiri sekitar 70 ribu penonton membuat mereka kesulitan pulang, karena akses yang masih kurang.

"Kita pernah ada kegiatan besar yaitu Dewa 19 akhirnya berantakan. Kalau saya lihat katanya mau dikasih jembatan layang supaya orang tidak fokus di satu pintu. Memang pintunya banyak tapi kan masuk ke area itu yang tidak siap," kata Prasetyo.

Dia menegaskan, JIS dibangun untuk kepentingan olahraga, bukan untuk kepentingan menjadi lokasi pesta musik besar. "Dengan anggaran yang besar, kalau tidak dimanfaatkan dengan kegiatan yang baik akan rugi. Dari mana mengembalikan uang PMD itu?" ucap Prasetyo.

Baca: Politikus PKS Ingatkan Renovasi JIS Jangan dengan Menyalahkan Anies

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan, pihaknya bersama pemerintah berusaha mendorong JIS sebagai venue Piala Dunia U-17. Sebagai bagian dari usaha itu, ada beberapa perbaikan yang mesti dilakukan agar JIS lolos inspeksi menjadi lokasi perhelatan Piala Dunia.

"Kalau JIS ini dikaitkan dengan isu politik kebalik dong. Justru pemerintah ini mau merenovasi 22 stadion untuk standar internasional dan FIFA. Pemerintah juga akan mengajukan lapangan-lapangan untuk U-17. Ada enam atau delapan lapangan yang mau diajukan, termasuk JIS," ujar Erick kepada sejumlah wartawan, Kamis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement