Selasa 27 Jun 2023 09:52 WIB

Respons Al Zaytun, Wapres Maruf Serahkan ke Menko Polhukam Mahfud MD

Wapres meminta semua pihak menunggu penjelasan Menko Polhukam Mahfud MD.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Teguh Firmansyah
Wakil Presiden KH Maruf Amin didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Foto: Republika/Fauziah Mursid
Wakil Presiden KH Maruf Amin didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin merespons tudingan yang menyebut pemerintah berpihak pada Pesantren Al Zaytun. Hal ini karena sikap pemerintah yang dinilai kurang sigap dalam menangani polemik pesantren yang dipimpin Panji Gumilang tersebut sehingga saat ini masih terus bergulir.

Wapres menyampaikan, sikap pemerintah terkait dugaan penyimpangan yang terjadi di pesantren tersebut saat ini sedang ditangani oleh Menteri Kooordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD bersama aparat keamanan.

Baca Juga

"Ya (soal) Zaytun itu sudah ditangani oleh Menko Polhukam, Menko Polhukam, nanti bersama dengan aparat sedang (ditangani)," ujar Kiai Ma'ruf dalam keterangannya dikutip dari Youtube Wapres, Selasa (27/6/2023).

Karena itu, Wapres meminta agar semua pihak menunggu penjelasan Menko Polhukam dan aparat yang sedang memproses penanganan Al Zaytun. Kiai Ma'ruf yang pernah menjadi ketua investigasi penyelidikan Ma'had Al-Zaytun (MAZ) pada 20 tahun itu menegaskan Pemerintah akan bersikap.

"Ya kita tunggu aja, tunggu aja. Itu Menko Polhukam yang akan menjelaskan," ujarnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement