Kamis 22 Jun 2023 14:45 WIB

Gibran Unggul di Survei Pilgub Jateng, Parameter Politik: Jangan Dikorbankan untuk DKI

Parameter sebut Gibran unggul dalam survei Pilgub Jateng jangan dikorbankan ke DKI.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Bilal Ramadhan
Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka. Parameter sebut Gibran unggul dalam survei Pilgub Jateng jangan dikorbankan ke DKI.
Foto: Republika/Alfian
Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka. Parameter sebut Gibran unggul dalam survei Pilgub Jateng jangan dikorbankan ke DKI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming muncul sebagai nama yang paling diinginkan warga Jawa Tengah untuk menjadi gubernur Jateng jika Pilkada dilakukan saat ini. Hal ini merupakan temuan survei Parameter Politik Indonesia bertajuk 'Peta Elektoral Pilkada Jateng 2024' yang dilakukan pada rentang 2-11 Juni 2023.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno mengatakan, elektabilitas Gibran menjadi calon gubernur Jateng unggul jauh di antara nama lainnya di seluruh skenario survei.

Baca Juga

Pada skenario 11 tokoh elektabilitas tertutup, Gibran unggul 45 persen disusul posisi kedua Taj Yasin dengan 5,8 persen, Hendrar Prihadi 3,6 persen di posisi ketiga, posisi keempat ada Dico Ganindito dengan 3,3 persen dan kelima Yusuf Chudori 2,9 persen. Namun demikian suara ragu atau tidak jawab masih besar yakni sekitar 33,9 persen.

Begitu juga saat skenario tiga tokoh elektabilitas calon gubernur, anak sulung Presiden Joko Widodo itu meraih suara 52,8 persen. Di susul pesaingnya Taj Yasin di urutan kedua dengan 14,3 persen dan Hendra Prihadi hanya 6,2 persen.

Untuk skenario dua tokoh, Gibran juga lagi-lagi memimpin dengan 60,8 persen kemudian diikuti Hendra Prihadi dengan 10,1 persen.

"Dari segi elektabilitas tidak bisa dibantah bahwa Gibran Rakabuming Raka sementara ini hampir mustahil untuk dikalahkan, Gibran mampu meninggalkan lawan-lawannnya dengan selisih keunggulan hampir 40 persen di semua skenario," ujar Adi dalam rilis survei Parameter Politik Indonesia secara virtual, Kamis (22/6/2023).

Adi melanjutkan, selain elektabilitas, secara popularitas, tingkat keterkenalan Gibran di masyarakat Jateng mencapai 77 persen. Ditambah dengan akseptabilitas Gibran, kesukaannya mencapai 71,6 persen. Dari data tersebut, Adi menilai peluang Gibran menang Pilkada 2024 mendatang sangat besar.

"Data ini menunjukan bahwa potensi Gibran untuk jadi Jateng 1 sangatlah besar, sehingga sayang untuk dilewatkan atau dikorbankan demi menjadi wakil presiden atau Gubernur DKI yang potensi kemenangannya tidak sebesar calon gubernur Jateng," ujarnya.

Adi mengatakan, Gibran banyak dipilih karena popularitasnya yakni 14,2 persen dibandingkan kinerjanya sebesar 11,1 persen. Survei dilakukan pada rentang 2-11 Juni 2023 dengan wawancara tatap muka ke 800 responden di 35 kabupaten kota di Jawa Tengah dengan margin of error 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement