Senin 19 Jun 2023 16:49 WIB

BPBD Kalsel Siagakan, Pos Lapangan Hadapi Karhutla

BPBD Kalsel mendirikan lima unit pos lapangan (poslap) siaga Karhutla.

BPBD Kalsel mendirikan lima unit pos lapangan (poslap) siaga Karhutla.
Foto: Pemprov Kalsel
BPBD Kalsel mendirikan lima unit pos lapangan (poslap) siaga Karhutla.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan.

Sebagai tindaklanjut  Penetapan SK Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Kekeringan dari Gubernur Kalimantan Selatan terhitung sejak 22 Mei sampai 15 November 2023, BPBD Kalsel mendirikan lima unit pos lapangan (poslap) siaga Karhutla.

Baca Juga

Kepala BPBD Kalsel R Suria Fadliansyah melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bambang Dedi Mulyadi didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Pormadi mengatakan,  lima pos lapangan didirikan BPBD Kalsel dan rangka siaga Karhutla.

"Sesuai arahan Pak Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, BPBD Kalsel diingatkan untuk mengerahkan semua sumber daya yang ada secara terukur dalam penanggulangan karhutla," terang Bambang Dedi M, Senin (19/6/2023).

photo
BPBD Kalsel mendirikan lima unit pos lapangan (poslap) siaga Karhutla. - (Pemprov Kalsel)

 

Bambang merincikan Pos Lapangan tersebut ada di sejumlah lokasi rawan karhutla terutama di daerah kawasan Bandara Syamsudin Noor. Pertama, Kantor BPBD Kalsel Banjarbaru, Kedua di Guntung Damar Kelurahan Syamsudin Noor, Ketiga Kecamatan Bati Bati Kabupaten Tanah Laut, Keempat di Desa Sungai Tabuk Kabupaten Banjar dan posko kelima di Kabupaten Barito Kuala.

Kelima Posko Lapangan itu dijaga personel gabungan. Secara bergiliran siaga 1x24 jam . Setiap poslap dilengkapi armada dan sejumlah sarana prasarana.

Bambang melanjutkan guna  mendukung pelaksanaan penanganan siaga darurat kebakaran, Gubernur Kalsel telah meminta dukungan operasi udara kepada kepala BNPB untuk pelaksanaan pemadaman udara dan patroli udara kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.

Usulan bantuan  ini untuk mendukung upaya pemadaman darat yang telah disiagakan Pemprov Kalsel  Kalsel maupun Kabupaten/Kota di Kalsel. Bambang mengucapkan terima kasih kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) yang setiap waktu rutin melakukan komunikasi dengan BPBD.

"Terkait heli atau pesawat Water Bombing juga akan dibantu BNPB. Kita tinggal menunggu waktu kedatangannya," ucapnya.

Bambang juga mengucapkan terima kasih kepada segenap komponen masyarakat, TNI Polri, Manggala Agni, Dinas Sosial, Pemadam Kebakaran Swasta, BPBD Kabupaten Kota para relawan yang selama ini bergotong royong setiap terjadi karhutla.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement