Ahad 11 Jun 2023 15:59 WIB

UIN Jakarta Gelar Persembahan untuk Arifin C. Noer

Tribute 'Lantunan Doa dan Persembahan untuk Arifin C. Noer' digelar di TIM Jakarta.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar tribute bertajuk
Foto: Doc PBSI UIN Jakarta
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar tribute bertajuk

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar tribute untuk Arifin C. Noer. Dengan bertajuk "Lantunan Doa dan Persembahan untuk Arifin C. Noer", rangkaian acara terakhir dari Pekan Apresiasi Sastra dan Drama (Pestarama) jilid ke-8 itu sukses dilaksanakan di PDS HB Jassin TIM, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Acara yang digagas Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) ini mengundang pihak keluarga yakni Jajang C. Noer (istri) dan Embie C. Noer (adik). Para sahabat yakni Jose Rizal Manua, Dindon WS, dan Jamal D. Rahman juga ikut diundang hadir.

Dalam testimoninya, Dindon WS --sahabat yang sempat ikut bermain peran untuk Teater Ketjil-- mengungkapkan Arifin merupakan sosok yang perfeksionis  dan disiplin. Saking disiplinnya, Arifin C. Noer kerap datang lebih awal dari pada aktor lainnya.

Kedisiplinan tersebut juga dilihat Jose Rizal Manua yang kerap menjadi teman ngobrol Arifin ketika melakukan pementasan di TIM. “Arifin melahap banyak bacaan, hal tersebut membuat karya-karya Arifin mencerminkan jiwa nasionalisme yang kuat,” papar Jose seperti dikutip dari rilis yang diterima Republika.co.id. 

Hal tersebut juga diamini oleh Jamal D. Rahman."Nasionalisme terpancar semua dalam naskah Arifin C. Noer dengan sangat jelas. Walaupun mungkin nasionalisme Arifin C. Noer dengan Mohammad Yamin itu berbeda," jelas penyair yang juga mantan Pimred Horison tersebut.  

“Sebagai dramawan, naskah-naskah yang ditulis Arifin, meskipun berkonsep minimalis, tetap luar biasa dan penuh imajinasi,” ungkap Dindon. ''Tak mengherankan jika karya-karya Arifin C. Noer menjadi naskah yang kerap dipentaskan dari zaman-ke zaman, penonton diajak tertawa, sekaligus berpikir.''

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement