Kamis 08 Jun 2023 18:19 WIB

Pedagang Telur Ayam di Medan Menjerit Akibat Tingginya Harga

Pedagang telur sulit mengambil keuntungan.

Pekerja menyortir dan membersihkan telur ayam ras di salah satu tempat penampungan telur Desa Ujong Baroh, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Jumat (26/5/2023). Pelaku usaha mengaku, harga telur ayam sejak sebulan terakhir merangkak naik dari Rp435 ribu per ikat (10 papan telur) menjadi Rp500 ribu sampai Rp525 ribu per ikat akibat dampak dari kenaikan harga pakan dan menurunnya produksi telur.
Foto: Antara/Syifa Yulinnas
Pekerja menyortir dan membersihkan telur ayam ras di salah satu tempat penampungan telur Desa Ujong Baroh, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Jumat (26/5/2023). Pelaku usaha mengaku, harga telur ayam sejak sebulan terakhir merangkak naik dari Rp435 ribu per ikat (10 papan telur) menjadi Rp500 ribu sampai Rp525 ribu per ikat akibat dampak dari kenaikan harga pakan dan menurunnya produksi telur.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Pedagang telur ayam di Medan menjerit karena sulit menjalankan bisnisnya akibat tingginya harga dagangan mereka.

"Kami sulit mengambil keuntungan. Omzet pun turun 30 persen hingga 40 persen," ujar Ros, pedagang di Pasar Sei Kambing, Medan, Kamis (8/6/2023).

Baca Juga

Saat ini, Ros harus menjual telur ayam ras dengan harga di kisaran Rp 1.550-Rp1.850 per butir. Dia mengaku harus membatasi harga sedemikian rupa agar tidak kehilangan pelanggan.

Padahal, Ros membeli telur dari agen seharga Rp 1.450-Rp 1.800 per butir. Di toko lain, harga telur ayam termahal mencapai Rp 2.000 per butir.

"Kasihan pelanggan kalau terlalu mahal. Mereka kan butuh untuk konsumsi sehari-hari," kata dia.

Pedagang lain, Zainab, menyebut kondisi harga telur ayam saat ini sangat mengkhawatirkan. Berbeda dengan Ros, Zainab menjajakan dagangannya dengan harga Rp 1.450 sampai Rp 2.000 per butir. Normalnya, harga telur ayam sekitar Rp 1.200-Rp 1.550 per butir di tingkat konsumen.

"Sekarang saya hanya berusaha bagaimana caranya tidak menomboki. Bagaimana tidak, pembeli sepi. Kalau pun ada, mereka mengurangi belanjaannya. Dari biasanya membeli lima atau 10 butir sekali datang, sekarang paling cuma tiga butir," kata dia.

Sementara, berdasarkan Sistem Harga Pangan Komoditas Utama Sumatera Utara (SiHarapanKu), Kamis (8/6/2023), harga telur ayam ras di Sumut berkisar Rp 25.500 sampai Rp 50 ribu per kilogram.

Harga termurah ada di Kabupaten Labuhanbatu Seladan dan termahal di Kabupaten Langkat. Terkait melambungnya harga telur ayam ras, Badan Pangan Nasional sempat menyatakan hal tersebut terjadi karena kenaikan harga jagung yang menjadi pakan unggas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement