Sabtu 03 Jun 2023 15:00 WIB

Media Singapura: Hubungan Megawati dan Jokowi Memburuk

Megawati disebut merespons dingin cawapres pilihan Jokowi, yaitu Sandi dan Erick.

Ketum PDIP Megawati bersama Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo saat deklarasi capres di Istana Batu Tulis, Kota Bogor, Jumat (23/4/2023).
Foto:

Setelah deklarasi Ganjar oleh PDIP, Jokowi tampak makin intens mendorong Prabowo maju sebagai capres. Hal ini terlihat jelas dari paparan Ketua Umum Projo sekaligus Wamendes PDT, Budi Arie Setiadi.

Budi merespons pidato Presiden Jokowi yang menyebutkan beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh capres 2024. Budi menilai Ketua Umum DPP Partai Gerindra sekaligus Menhan Prabowo Subianto sebagai tokoh yang paling pas dengan kriteria tersebut.

"Kalau berani mempengaruhi politik global dan lain-lain, ya, merujuk ke beberapa nama spekulasinya kan? Kalau berani dan memahami politik global, ya, Pak Prabowo-lah," jelas Budi ketika diwawancara selepas acara puncak Musyawarah Rakyat (Musra) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (14/5/2023).

Budi menganggap Prabowo adalah tokoh yang memiliki kriteria pemberani dan bisa disandingkan dengan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang memahami kondisi ekonomi global. Dia menganggap, pemahaman ekonomi global merupakan hal yang penting.

Disinggung soal nama yang nantinya ditentukan oleh Presiden Jokowi, Budi mengaku masih menunggu keputusan tersebut. Pasalnya, dinamika politik juga masih terus berjalan. Meski begitu, ia menegaskan Jokowi pasti menyebut nama yang muncul dari hasil Musra. Bahkan, pihaknya sudah diminta untuk menentukan skema nama-nama tersebut.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement