Sabtu 06 May 2023 16:37 WIB

PDIP Kalsel Siapkan Pemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

PDIP mengaku akan bekerja maksimal untuk pemenangan Ganjar

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nashih Nashrullah
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Presiden Joko Widodo, Ketua DPR Puan Maharani, Ganjar Pranowo dan Prananda Prabowo berfoto bersama saat deklarasi Calon Presiden dari PDIP di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023). PDIP resmi mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres pada Pemilu 2024.
Foto: Agus Suparto
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) bersama Presiden Joko Widodo, Ketua DPR Puan Maharani, Ganjar Pranowo dan Prananda Prabowo berfoto bersama saat deklarasi Calon Presiden dari PDIP di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023). PDIP resmi mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres pada Pemilu 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel) Berry Nahdian Furqon menegaskan bahwa pihaknya siap memenangkan Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Ganjar sudah resmi dicalonkan sebagai Capres oleh PDIP.

Berry menyebut akan memberi pendidikan politik kepada masyarakat di Kalsel untuk memaknai Pilpres sebagai kontestasi politik dalam rangka mencari pemimpin nasional terbaik. Dengan demikian, menurutnya hasil kontestasi itu bisa membawa kemajuan bangsa dan kemakmuran rakyat.

Baca Juga

"Ini pekerjaan besar kita, untuk menyakinkan seluruh elemen masyarakat bahwa mencari pemimpin nasional itu harus rasional," kata Berry dalam keterangannya pada Sabtu (6/5/2023).

Berry meyakini tim dari partai politik pengusung, pendukung dan relawan Ganjar Pranowo wajib turun ke lapangan.

"Mereka harus meyakinkan masyarakat bahwa Mas Ganjar ini pilihan yang paling rasional, paling logis dan paling masuk akal membawa bangsa Indonesia lebih maju," lanjut Berry. 

Mantan Direktur Nasional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) tersebut menambahkan pihaknya telah mengoptimalkan jaringan kemasyarakatan yang terbangun selama ini agar bergerak memenangkan Ganjar Pranowo. Jaringan itu mencakup LSM, mahasiswa, masyarakat adat, tokoh sosial, tokoh keagamaan dan para ulama.

"Ini jaringan yang kami bangun dan kami rawat sebelumnya, akan bergerak terus. Sehingga dengan bergerak bersama, maka kita akan semakin kuat meyakinkan masyarakat pemilih," ujar anggota Presidium Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) itu.

Berry siap mengikuti instruksi dari DPP PDI Perjuangan terkait target pemenangan Ganjar Pranowo di Kalsel. Dia menjamin bakal memaksimalkan mesin partai sampai ke tingkat anak ranting. "Berapapun target yang diberikan, kita akan upayakan semaksimal mungkin," ucap Berry.

Di sisi lain, Berry berharap kesalahan di Pilpres 2014 dan 2019 tak terulang lagi, yaitu dimana Pilpres sama dengan perang agama. Sebab menurutnya hal itu sangat merusak tatanan kebangsaan.

"Tidak boleh terjadi lagi. Kita harus yakinkan masyarakat agar tidak mau ditarik-tarik oleh pihak tertentu, untuk memecah belah umat. Pilpres itu kontestasi biasa, memilih pemimpin negara dan tidak ada hubungannya perang dengan agama. Kita tetap bersaudara, sebelum Pilpres dan setelah Pilpres," ucap Berry.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri resmi mengumumkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI. Atas keputusan itu, PDIP tetap punya peluang besar untuk menjadi magnet pembentukan koalisi di Pilpres 2024.

Baca juga: 22 Temuan Penyimpangan Doktrin NII di Pesantren Al Zaytun Menurut FUUI

Megawati mengaku, keputusannya tersebut diambil melalui sebuah kontemplasi dengan proses panjang. Keputusan itu diambil setelah selama ini memikirkan, melihat, dan mencermati apa yang telah menjadi harapan rakyat serta memohon petunjuk pada Allah SWT.

"Maka pada Hari Kartini ini pada 21 april 2023 dan sekaligus sebagai tonggak perjuangan kaum perempuan Indoensia yang non diskriminatif, setara, dan dijamin oleh konstitusi negara maka pada jam 13.45 dengan mengucapkan bismilah, menetapkan saudar Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," ujar Megawati saat mengumumkan nama capres secara daring, Jumat (21/4/2023).

Selanjutnya, Megawati juga menugaskan Prananda Prabowo selaku kepala situation room dengan memberikan mandat untuk melakukan monitoring terhadap dinamika politik nasional bagaimana konsolidasi partai dijalankan dan pemenangan untuk Pemilu 2024. 

Demikian halnya Puan Maharani, ketua DPP Bidang Politik dan juga sekaligus ketua DPR RI memberikan mandat penugasan untuk membentuk tim yang dibutuhkan guna memenangkan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2024. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement