Kamis 20 Apr 2023 09:13 WIB

Penjual Pakaian di Bekasi Junction Mengeluh Sepi Pembeli

Daniel heran, penjualan pakaian Lebaran 2022 lebih ramai dibandingkan tahun ini.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Erik Purnama Putra
Suasana luar dan dalam di Pusat Perbelanjaan Bekasi Junction. Pada tahun ini Pedagang mengeluh sepi pembeli. Rabu (19/4/2023).
Foto: Republika/Ali Yusuf
Suasana luar dan dalam di Pusat Perbelanjaan Bekasi Junction. Pada tahun ini Pedagang mengeluh sepi pembeli. Rabu (19/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pedang pakaian di Bekasi Junction mengeluh sepi membeli pada musim Lebaran tahun ini. Sampai H-3, tepatnya Rabu (19/4/2023), stok barang milik pedagang masih menumpuk belum habis terjual.

"Sekarang jarang pembelinya," kata Daniel, pedagang pakaian di Bekasi Junction saat ditemui Republika.co.id di Kota Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

Daniel mengatakan, jika dibandingkan tahun 2022, penjualan baju tahun ini malah menurun. Padahal, tahun lalu, Indonesia masih dalam bayang-bayang pandemi Covid-19. Dia heran, sekarang ketika sudah tidak ada pandemi dan masyarakat bebas tidak memakai masker, malah sepi pembeli.

Daniel memperkirakan, keadaan itu akibat resesi global yang menekan ekonomi masyarakat Indonesia. "Sekarang dampaknya ke pedagang kecil ini jadi sepi pembelinya," katanya.

Menurut Daniel, Lebaran 2023 menjadi waktu yang sangat sulit bagi semua pedagang pakaian dan industri tekstil. Dia mengaku, pada 2022, kondisinya lebih membahagiakan karena dagangnya banyak laku terjual. "Tahun kemarin sebelum puasa pembeli sudah ramai berdatangan," katanya.

Selama puluhan tahun berjualan pakaian di pusat perbelanjaan Kota Bekasi tersebut, Daniel mengaku, tahun ini paling menyedikan. Hal itu lantaran Ramadhan akan berakhir, namun pakaian di tokonya masih menumpuk. "Parah pokoknya tahun ini," katanya.

Selain Daniel, ada Ayunda yang menceritakan penjualan tahun lalu lebih banyak dibandingkan tahun ini. Meski demikian, ia tetap bersyukur masih ada warga calon pembeli berkunjung ke Bekasi Junction. "Alhamdulillah banyak aja yang datangnya, tapi yang beli jarang," katanya.

Meski sampai H-3 Lebaran masih sepi pembeli, Ayunda berharap, pada saat malam terakhir Ramadhan banyak orang datang membeli barang dagangannya. Bekasi Junction bakal buka sampai Sabtu (22/4/2/2023) pukul 02.00 WIB. "Mudah-mudahan malam takbiran banyak yang beli," katanya.

Setiap harinya, Bekasi Junction buka pukul 09.30 WIB dan tutup pukul 06.00 WIB. Jam operasional akan ditambah pihak manajemen jika ada kenaikan jumlah pengunjung. Ayunda mengatakan, pada tahun lalau pembeli sudah ramai tiga pekan sebelum Lebaran. Tahun ini, pembeli baru meningkat sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.

Sementara itu, petugas keamanan Bekasi Junction, Andri mengatakan, baru beberapa hari terakhir, jumlah pengunjung naik signifikan. Dia memperkirakan pada malam takbiran jumlah warga yang datang akan semakin meningkat. "Mudah-mudahan saat malam takbiran ramai," katanya.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement