Ahad 09 Apr 2023 12:44 WIB

PAN Siap Jadi Motor Koalisi Kebangsaan

PAN siap menjadi motor penggerak koalisi kebangsaan di bawah bimbingan Jokowi.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambut kedatangan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4/2023). Mereka akan membahas rencana pembentukan koalisi besar lima partai.
Foto: Republika/Febryan A
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambut kedatangan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4/2023). Mereka akan membahas rencana pembentukan koalisi besar lima partai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyatakan, partainya siap menjadi motor penggerak untuk mewujudkan koalisi besar atau koalisi kebangsaan pada Pemilu 2024. Pernyataan ini seusai pertemuan dua pimpinan PAN dan Partai Gerindra pada Sabtu (8/4/2023).

"PAN siap menjadi motor penggerak koalisi kebangsaan di bawah bimbingan Pak Jokowi. Kami meyakini Koalisi Kebangsaan akan terwujud," kata Eddy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Ahad (9/4/2023).

Baca Juga

Eddy menambahkan, silaturahim yang dilakukan Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan dengan mengunjungi kediaman Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu (8/4/2023), merupakan tindak lanjut dari upaya mewujudkan koalisi kebangsaan.

"Pertemuan dengan Pak Prabowo dan Gerindra adalah tindak lanjut dari upaya PAN dan partai koalisi untuk mewujudkan koalisi kebangsaan seperti dalam pembicaraan sebelumnya di kantor DPP PAN," kata wakil ketua Komisi VII DPR RI itu.

Dia mengatakan, PAN sudah memiliki kedekatan historis dengan Partai Gerindra berikut ketua umumnya karena selama 10 tahun terakhir PAN mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 dan 2019. Apalagi, dia menambahkan, saat ini kedua belah pihak sama-sama menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Karena itu, bagi PAN, menjalin komunikasi serta kerja sama dengan Pak Prabowo dan Gerindra itu merupakan ikhtiar berkelanjutan yang telah dirajut sejak 2014," kata Eddy.

Pada Sabtu siang (8/4), Zulkifli Hasan melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto di rumah Kertanegara, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut merupakan lanjutan acara "Silaturahmi Ramadhan" yang digelar PAN di kantor DPP PAN Jakarta, Ahad (2/4/2023), yang dihadiri pula oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta para tokoh partai politik lainnya.

Dua koalisi partai politik hadir dalam silaturahmi tersebut, yakni Koalisi Indonesia Bersatu yang dibentuk sejak 4 Juni 2022 dengan anggota Partai Golkar, PPP, dan PAN serta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya dengan anggota Partai Gerindra dan PKB. Presiden Joko Widodo yang turut hadir dalam acara itu mengatakan bahwa para ketua umum tersebut cocok berkoalisi.

"Saya hanya bilang cocok (berkoalisi), terserah pada ketua umum partai atau gabungan ketua umum partai untuk kebaikan negara, untuk kebaikan bangsa, untuk kebaikan rakyat, hal yang berkaitan bisa dimusyawarahkan akan lebih baik," kata Jokowi.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement