Selasa 04 Apr 2023 16:38 WIB

PSI Ajak Menpora Dukung Uji Materiil Usia Minimal Capres dan Cawapres

Menpora Dito Ariotedjo menjadi Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju.

Menpora Dito Ariotedjo (kiri) dan Kepala BNPT Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menyapa wartawan sebelum acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/4/2023). Dito Ariotedjo dilantik sebagai menpora menggantikan Zainudin Amali yang mengundurkan diri. Sedangkan Komjen Pol. Rycko menggantikan posisi Komjen Pol. Boy Rafli Amar sebagai kepala BNPT.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Menpora Dito Ariotedjo (kiri) dan Kepala BNPT Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menyapa wartawan sebelum acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/4/2023). Dito Ariotedjo dilantik sebagai menpora menggantikan Zainudin Amali yang mengundurkan diri. Sedangkan Komjen Pol. Rycko menggantikan posisi Komjen Pol. Boy Rafli Amar sebagai kepala BNPT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengucapkan selamat atas dilantiknya Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Zainudin Amali yang mundur supaya fokus sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI.

"Selamat dan sukses untuk Menpora Dito yang juga menjadi Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju. Kami di PSI mengajak Menpora Dito mendukung uji materiil batas usia minimal calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia," ucap Francine Widjojo, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PSI dalam keterangannya, Selasa (4/3/2023).

Baca Juga

Di usianya 32 tahun, Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau yang kerap dipanggil Dito Ariotedjo menjadi Menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju periode tahun 2019-2024. Sebelumnya menteri termuda kabinet Indonesia Maju disandang Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud) Nadiem Makarim yang kini berusia 38 tahun.

Pada tahun 2018, Dito dipercaya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olimpiade Indonesia sebagai Chef de Mission atau Ketua Kontingen Indonesia dalam Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina.

"Semoga olah raga Indonesia makin maju dan mengharumkan Indonesia di kancah internasional dengan prestasi baik dan gemilang," tutur Francine.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement