Sabtu 18 Mar 2023 20:17 WIB

Cak Imin Inginkan Jabar Jadi Basis Baru PKB

Banyaknya kalangan muda di PKB Jabar diyakini mampu mendongkrak suara.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menghadiri Apel Akbar PKB di GOR Saparua, Kota Bandung, Sabtu (18/3).
Foto: dok Humas PKB Jabar
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menghadiri Apel Akbar PKB di GOR Saparua, Kota Bandung, Sabtu (18/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyaknya kalangan muda dalam struktur jajaran kepengurusan PKB Jawa Barat, dari tingkat DPW hingga PAC diyakini akan mampu mendongkrak suara partai nomor urut 1 tersebut dalam Pemilu 2024. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar optimistis Jabar bisa menjadi basis baru pemilih PKB setelah Jawa Timur dengan keterlibatan kalangan muda dalam jajaran pengurus.

Cak Imin menilai, pemilih di Jabar dari pemilu yang berlangsung sebelumnya relatif sangat cair. Pemenang pemilu di Jabar dalam beberapa pemilu terakhir selalu dinamis. Menurutnya, syarat kemenangan yakni akar hingga cabang yang kuat. Cak Imin pun meminta pengurus DPW hingga PAC pandai membaca perilaku pemilih baru yang tidak menentu untuk mendulang suara semaksimal mungkin.

Baca Juga

"Jabar tiap pemilu berubah pemenangnya. PKS pernah, PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra, semua pernah. Saatnya PKB dong kalau semua pernah, berganti iramanya. Itu peluang kita ada," kata dia saat menyampaikan pidato pada acara Workshop bertajuk 'Satukan Sikap Rebut Kemenangan 2024: PKB Kahiji, Gus Muhaimin Ngahiji Prung Gus Muhaimin' di Kota Bandung, Jabar, sebagaimana dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (18/3).

PKB, kata Cak Imin, memiliki semua perangkat untuk memenangkan pertarungan di Jabar, baik kekuatan kultural maupun jaringan yang terus hidup dan tumbuh. Lebih khusus, Cak Imin mengaku sangat bangga karena jajaran pengurus PKB di Jabar banyak diisi kalangan muda. 

"Tinggal kita kelola dengan baik. Struktur, kultur, leadership kita tumbuh. Ini menjadi energi yang dahsyat. Energi muda itu dahsyat. PAC-nya usianya muda-muda, ini kekuatan baru yang luar biasa. Energi kaum muda yang dahsyat. Saya terharu semangat kader luar biasa," katanya.

Dengan sisa waktu pemilu kurang dari setahun menuju 14 Februari 2024, Muhaimin mengajak seluruh kader dan pengurus PKB di Jabar, termasuk para calon anggota legislatif untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang ada. Semua harus bekerja sama secara simultan dan solid untuk pemenangan.

"Kita lanjutkan dan optimalkan berbagai potensi di sisa waktu ini. Kita yakin bisa memenangkan pertempuran, menguasai keadaan dan memenangkan Pileg dan Pilpres 2024," ujar dia.

Muhaimin menambahkan, Pemilu 2024 membawa harapan besar munculnya kepemimpinan baru nasional. Karena pada Pemilu 2024 tidak ada calon presiden incumbent atau pejawat, maka semua calon memiliki peluang yang sama. Jika PKB Jabar bisa mengubah kekuatan baru di Jabar maka ia sangat optimistis PKB bisa mengubah peta politik nasional. 

"PKB itu memang lahir dari NU, tapi kita jangan menutup diri hanya dari NU. Mari kita jadikan PKB bisa menjadi satu kekuatan yang sangat besar dan kita priotitaskan kaum muda," ujarnya.

Cak Imin mendaku berhasil memimpin PKB menjadi salah satu kekuatan besar politik nasional saat ini karena memang dididik dan disiapkan oleh Gus Dur sejak dirinya masih sangat muda. Pada usia 32 tahun, selain menjabat sebagai sekjen DPP PKB, Cak Imin juga terpilih sebagai wakil ketua DPR RI.

"Saya datang ke Jakarta tidak bermimpi apa-apa tiba-tiba dijadikan Gus Dur sebagai sekjen. Saya dididik, dihajar, digembleng sampai harus bisa. Dan lima tahun ini saya bisa buktikan kepada Gus Dur saya bisa memimpin PKB lebih disiplin dan solid, dan itu yang diinginkan Gus Dur. Gus Dur telah melahirkan kita-kita," ujar dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement