Kamis 16 Mar 2023 14:48 WIB

SMK Telkom Cirebon Pecat Guru Sabil, Ridwan Kamil: Domain Peraturan Mereka

Guru Sabil sudah pernah mendapat dua kali Surat Peringatan dari pihak sekolah.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus raharjo
Guru honorer SMK Telkom Sekar Kemuning, Kota Cirebon, Muhammad Sabil Fadhilah dipecat usai membuat status
Foto: @sabilfadhillah
Guru honorer SMK Telkom Sekar Kemuning, Kota Cirebon, Muhammad Sabil Fadhilah dipecat usai membuat status

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengeklaim, dirinya tidak anti kritik dan terbuka menerima pendapat. Hal tersebut menanggapi kritikan guru honorer Sabil yang mengkritik postingan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Instagram.

"Saya tidak antikritik, saya terbuka, sudah ribuan kritik masuk kan begitu," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, kepada wartawan, di Gedung Sate, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga

Emil berharap, kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak. Yakni, saat menyampaikan pendapat harus sesuai dengan budaya. "Nah ini menjadi pelajaran, sampaikan substansinya tapi cara menyampaikan kan harus sesuai dengan budaya kita," katanya.

"Kalau Anda biarkan kekasaran itu terjadi dalam ruang informasi kita, siapa yang akan mencontoh? Murid murid kita? anak cucu kita? yang akan menganggap menamai manusia dengan binatang biasa, ngomong kasar biasa," ujarnya menambahkan.

Emil menilai, tugas guru menjadi teladan dalam pembangunan yang lebih beradab. "Makanya tugas guru, pemimpin, semua menjadi teladan dalam oembangunan yang lebih beradab. Saya sudah telepon untuk cukup diingatkan saja. Karena ini kewenangannya tidak di kami. Ini kan sekolah swasta," tegasnya.

Emil mengatakan, pemimpin tidak boleh anti kritik. Ia mengaku tidak mengeluarkan statement yang kesannya anti kritik. "Tul? Saya menjawab biasa aja. Kalau keliru saya jawab dengan data, kalau bercanda saya jawab dengan bercanda. Bahwa ada pihak sekolah yang meresponnya berbeda, sebenernya menjadi domain peraturan mereka," kata Emil.

Oleh karena itu, kata Emil, cukup diingatkan saja. Tapi tidak usah sampai diberhentikan. "Kan seolah olah karena ngritik saya jadi diberhentikan, terus sayanya dianggap antikritik. Kan tidak begitu," katanya.

Sebelumnya, Sabil mengatakan, per Rabu (14/3/2023) ini dirinya dipecat dari dua sekolah swasta tempat ia mengajar usai mengkritik postingan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Instagram. Di postingan tersebut, Ridwan Kamil yang memberi apresiasi kepada siswa di Tasikmalaya karena memberikan sepatu kepada teman sekelasnya pada Selasa (15/3/2023) kemarin.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement