Ahad 12 Mar 2023 20:30 WIB

12 Ogoh-ogoh Terbaik Kota Denpasar Tampil di Ajang Kesanga Festival

Penilaian ogoh-ogoh dalam Kesanga Festival akan menentukan tiga ogoh-ogoh terbaik.

Perajin membuat kerajinan ogoh-ogoh di Tegalrejo, Argomulyo, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (17/10/2022). Hasil kerajinan ogoh-ogoh terbuat dari kerangka bambu, kertas koran, kain dan pernik-pernik hiasan itu untuk digunakan kirab budaya yang dijual dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp3 juta tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya.
Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Perajin membuat kerajinan ogoh-ogoh di Tegalrejo, Argomulyo, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (17/10/2022). Hasil kerajinan ogoh-ogoh terbuat dari kerangka bambu, kertas koran, kain dan pernik-pernik hiasan itu untuk digunakan kirab budaya yang dijual dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp3 juta tergantung ukuran dan tingkat kesulitannya.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Sebanyak 12 ogoh-ogoh terbaik di Kota Denpasar, Bali, yang telah mendapatkan penilaian dari dewan juri akan ditampilkan dalam ajang Kesanga Festival pada 17-18 Maret 2023 di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar.

"Terima kasih kepada 'sekaa teruna' atas semangat kreativitasnya dan 12 karya seni ogoh-ogoh terbaik akan kita tampilkan di Lapangan Puputan Badung dalam gelaran Kesanga Festival," kata Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di Denpasar, Sabtu (11/3).

Baca Juga

Ia menyampaikan hal tersebut dalam rapat persiapan pelaksanaan parade ogoh-ogoh terbaik dalam ajang Kesanga Festival.

Didampingi Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Raka Puwantara, hadir dalam rapat tersebut Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar AA Angga Harta Yana, Go Andik bersama Agung Suyoga dari Sing Main-Main Official, serta dewan juri I Gede Anom Ranuara dan Komang Indra Wirawan.

Selain itu, Kasatpol PP Denpasar Anak Agung Ngurah Bawa Nendra dan perwakilan Dinas Perhubungan Denpasar.

Jaya Negara mengatakan melalui ajang Kesanga Festival ini masyarakat Kota Denpasar dan juga masyarakat seluruh Bali dapat menyaksikan ogoh-ogoh terbaik tahun 2023 di Kota Denpasar yang sebelumnya telah dinilai di masing-masing kecamatan.

Penilaian ogoh-ogoh dalam Kesanga Festival akan menentukan tiga ogoh-ogoh terbaik serta ogoh-ogoh terfavorit yang akan ditentukan oleh masyarakat.

Selain ogoh-ogoh dengan ukuran besar, dalam Kesanga Festival itu masyarakat juga dapat menikmati karya seni ogoh-ogoh mini dan sketsa ogoh-ogoh serta pameran kuliner dari UMKM Kota Denpasar.

"Dalam pertemuan ini telah dibahas bersama secara teknis pelaksanaan event bersama 'sekaa teruna', dan diharapkan pelaksanaan Kesanga Festival dapat menjadi ajang puncak kreativitas karya seni ogoh-ogoh bagi insan muda Denpasar," ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Denpasar Raka Puwantara menambahkan persiapan gelaran Kesanga Festival melalui sinergibersama antara Pasikian Yowana, MDA Kota Denpasar dan Sing Main-Main Official telah dilakukan.

Sebanyak 12 ogoh-ogoh terbaik telah ditetapkan dewan juri serta akan atraksi di kawasan Lapangan Puputan Badung pada 18 Maret mendatang.

"Pada tanggal 17 Maret, sebanyak 12 ogoh-ogoh telah terpajang di Lapangan Puputan Badung, dan sore hari pada tanggal 18 Maret akan berlangsung Festival Ogoh-Ogoh," ujarnya.

Dalam meningkatkan kreativitas anak muda, Pemkot Denpasar juga telah mengucurkan dana BKK besarnya Rp10 juta per STT (sekaa teruna teruni) serta memberikan dana stimulus kepada 12 STT yang karya ogoh-ogoh terbaik masing-masing Rp 20 juta.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar AA Angga Harta Yana menyampaikan para peserta ogoh-ogoh terbaik akan mengikuti pawai di kawasan Lapangan Puputan Badung.

Selain itu, pelaksanaan Kesanga Festival dimeriahkan dengan hiburan musik, pameran UMKM, lomba ogoh-ogoh mini, dan sketsa ogoh-ogoh.

Selanjutnya juga dipilih ogoh-ogoh terfavorit hasil dari penilaian masyarakat dan akan mendapatkan hadiah menarik dari Sing Main-Main Official.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement