Ahad 26 Feb 2023 23:35 WIB

Warung NKRI di Karimata Jember Ikhtiarkan Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Keterlibatan semua pihak perlu untuk kontra narasi radikalisme

Kepala BNPT RI, Komjen Pol Dr Boy Rafly Amar, saat meresmikan Warung NKRI ke-21 Karimata, Jember.
Foto: Dok Istimewa
Kepala BNPT RI, Komjen Pol Dr Boy Rafly Amar, saat meresmikan Warung NKRI ke-21 Karimata, Jember.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER— Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia ( BNPT RI ) terus hadir dan meresmikan Warung NKRI (Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI) di berbagai daerah di Indonesia seperti yang baru saja diresmikan yaitu Warung NKRI ke-21  di Karimata Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur pada Ahad (26/2/2023).

Warung NKRI dikonsepkan selayaknya pusat kontra narasi dimana narasi-narasi kebangsaan dan nasionalisme terus dirawat dan ditransformasikan melalui dialog-dialog kebangsaan yang setara, aktif dan inklusif di warung NKRI itu sendiri. 

Baca Juga

“Ada pihak-pihak yang ingin Indonesia penuh kekacauan banyak konflik. Maka, Warung NKRI ini dipakai untuk merawat narasi-narasi kebangsaan dan nasionalisme. Serta membangun narasi untuk waspada terhadap paham paham yang salah,” jelas Kepala BNPT RI, Komjen Pol Dr Boy Rafly Amar, saat meresmikan Warung NKRI ke-21 Karimata. 

Boy Rafli juga berharap kelak dialog-dialog yang dihadirkan di Warung NKRI Karimata dapat melahirkan daya cegah dan daya tangkal yang kolektif dalam rangka menguatkan pertahanan bangsa dari ideologi terorisme. 

“Kita kuatkan pertahanan bangsa kita dari ideologi terorisme, lewat dialog - dialog di Warung NKRI Karimata. Sehingga melahirkan daya cegah dan daya tangkal yang kolektif,” tambah Boy Rafli.

Sejatinya, Jember secara tegas menolak paham - paham intoleransi. Banyak kegiatan dan program pemerintah Jember yang berpihak pada keberagaman. Hal ini disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto.

“Jember secara tegas menolak paham-paham intoleransi. Kami punya kegiatan - kegiatan yang menjunjung tinggi keberagaman. Seperti, kami 16 November 2022 memecahkan rekor MURI dengan Gebyar Angklung yang dimainkan oleh 3200 peserta, terdiri dari beragam suku dan agama. Lalu, kami punya Desa Sukoreno di Kecamatan Umbulsari yang kami namai Desa Toleransi karena berdirinya beberapa bangunan tempat ibadah dalam satu gang,” urainya.

Selain Bupati Jember, turut hadir pula Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr Hanafi, dan Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Anshor Jawa Timur H. M. Syafiq Syauqi dalam acara peresmian yang diikuti juga dengan gelaran Dialog Kebangsaan bertajuk "Bersatu dalam Kebhinekaan untuk Indonesia Sejahtera dan Harmoni”.

Acara ini juga merupakan bukti terbangunnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat dan pelaku usaha dalam mewujudkan Indonesia aman, damai, harmoni dan sejahtera.

Sebagai informasi, Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah warung NKRI terbanyak, yakni sejumlah 6 warung. Warung NKRI Karimata sendiri merupakan warung kedua di Jember setelah Warung NKRI City Forest & Farm. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement