Selasa 21 Feb 2023 13:14 WIB

Pemerintah akan Pulangkan 85 WNI Terdampak Gempa di Turki

85 WNI yang masih di Turki akan dipulangkan dengan pesawat Garuda Indonesia

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Presiden Joko Widodo (tengah) berpidato di saat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersiap mengirimkan bantuan untuk korban gempa di Turki, di Bandara Militer Halim Perdana Kusuma di Jakarta.  Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, pemerintah akan memulangkan 85 WNI yang terdampak gempa bumi di Turki. Para WNI terdampak gempa tersebut menginginkan untuk kembali ke Indonesia.
Foto: EPA-EFE/BAGUS INDAHONO
Presiden Joko Widodo (tengah) berpidato di saat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersiap mengirimkan bantuan untuk korban gempa di Turki, di Bandara Militer Halim Perdana Kusuma di Jakarta. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, pemerintah akan memulangkan 85 WNI yang terdampak gempa bumi di Turki. Para WNI terdampak gempa tersebut menginginkan untuk kembali ke Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, pemerintah akan memulangkan 85 WNI yang terdampak gempa bumi di Turki. Para WNI terdampak gempa tersebut menginginkan untuk kembali ke Indonesia.

Menlu menjelaskan, proses pemulangan 85 WNI ke Tanah Air akan dibawa menggunakan pesawat Garuda yang mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Turki dan Suriah pada hari ini. Pesawat Garuda tersebut sekaligus akan membawa 2 jenazah WNI yang akan dikebumikan di Indonesia.

“Sehingga pesawat Garuda yang akan membawa bantuan ke Turki pada saat kembali akan membawa dua jenazah tersebut plus 85 WNI yang terkena dampak dan mereka menginginkan untuk kembali ke Indonesia,” kata Menlu Retno di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (21/2/2023).

Baca juga : Gempa Kembali Menghantam Perbatasan Turki-Suriah

 

Retno menjelaskan, sebanyak empat pesawat yang membawa 140 ton bantuan kemanusiaan berupa makanan, pakaian, dan juga peralatan logistik akan diberangkatkan ke Turki dan Suriah pada hari ini. Sebelumnya, pemerintah juga telah mengirimkan bantuan tim SAR dan juga tim medis untuk membantu evakuasi korban gempa di kedua negara itu.

Menurut Menlu, Presiden Jokowi pun berharap bantuan yang dikirimkan tersebut bisa meringankan beban yang ditanggung oleh Turki dan Suriah.

“Dari waktu ke waktu bantuan berupa logistik terus disampaikan kepada para WNI kita,” kata dia.

Ia menjelaskan, sejak terjadi gempa di Turki dan Suriah, pemerintah Indonesia yang diwakili Duta Besar di Ankara dan juga Damaskus sudah langsung turun ke wilayah terdampak gempa untuk melakukan pencarian korban WNI serta memberikan bantuan.

Baca juga : Jokowi Lepas Pengiriman 140 Ton Bantuan ke Turki dan Suriah

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement