Senin 26 Dec 2022 02:15 WIB

Objek Wisata Pantai di Sukabumi Masih Sepi Pengunjung

Belum terlihat peningkatan kunjungan dari luar daerah sepanjang libur Natal.

Pantai Pelabuhan Ratu di Sukabumi.
Foto: Republika/Edwin DP
Pantai Pelabuhan Ratu di Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Objek wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat masih sepi dari wisatawan selama libur perayaan Natal 2022 pada Ahad (25/12/2022). Di sejumlah tempat wisata pantai, belum terlihat adanya peningkatan kunjungan yang datang dari luar daerah.

"Dari pantauan di beberapa titik objek wisata pantai, belum ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Adapun wisatawan yang datang mayoritas warga dari dalam Sukabumi," kata Koordinator Wilayah Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu, Dani Supirman di Sukabumi, Ahad.

Baca Juga

Menurut Dani, masih belum meningkatnya kunjungan ke objek wisata pantai ini dikarenakan waktu libur yang terbatas. Sebab, pada Senin (26/12/2022), warga sudah kembali lagi beraktivitas seperti bekerja maupun sekolah.

Namun demikian, pihaknya bersama petugas dan relawan gabungan seperti dari unsur TNI, Polri, Basarnas, Sarda dan BPBD Kabupaten Sukabumi serta potensi SAR lainnya tetap bersiaga di areal objek wisata untuk memantau aktivitas wisatawan. Selain itu, sepinya kunjungan wisatawan ini juga dipengaruhi oleh faktor cuaca, di mana saat ini perairan laut tengah terjadi gelombang tinggi, bahkan pada Ahad sejak pagi hingga menjelang Magrib beberapa kali turun hujan deras.

"Kami memprediksi puncak kedatangan wisatawan objek wisata perairan laut yang berada di kawasan Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu mulai Jumat (30/12/2022) hingga Sabtu (31/12/2022) atau menjelang perayaan pergantian tahun," katanya.

Dani menyebutkan, tidak menutup kemungkinan jumlah wisatawan yang datang akan membludak, karena perayaan pergantian bertepatan dengan libur akhir pekan. Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan laut, pihaknya sudah menempatkan personel di seluruh titik objek wisata pantai, termasuk air terjun.

Saat ini pun petugas gabungan tengah memasang rambu-rambu di objek wisata seperti bendera serta baliho atau papan imbauan untuk mengingatkan wisatawan agar tidak beraktivitas di sekitar pantai yang dilarang berenang.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement