Sabtu 24 Dec 2022 00:17 WIB

Gereja Katedral Imbau Jemaat tak Bawa Tas Ransel Saat Misa Natal

Jemaat juga diimbau untuk tidak mengenakan aksesoris mencolok

Red: Nur Aini
Personel kepolisian menyisir Gereja Katedral dengan anjing pelacak di Jakarta, Jumat (24/12/2021).
Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Personel kepolisian menyisir Gereja Katedral dengan anjing pelacak di Jakarta, Jumat (24/12/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gereja Katedral Jakarta mengimbau jemaat tidak membawa tas ransel berlebihan saat beribadah Misa Natal 2022 guna menciptakan suasana yang nyaman bagi umat. "Imbauan untuk umat tidak membawa tas atau ransel yang berlebihan, jadi bawalah barang secukupnya," ujar Pastor Kepala Katedral Romo Hani Rudi Hartoko di Jakarta, Jumat (24/12/2022).

Romo Hani juga mengimbau jemaat untuk tidak mengenakan aksesoris mencolok yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Menurutnya, saat pelaksanaan Misa Natal 2022 pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik itu dari unsur Polri maupun TNI. Sejumlah skema alur masuk dan keluar jemaat telah disiapkan demi memberi keamanan.

Baca Juga

Menurutnya, Gereja Katedral Jakarta hanya membuka satu pintu masuk yakni pintu 2 yang berseberangan dengan Gerbang Masjid Istiqlal. Sementara akses keluar melalui pintu 3 dan 5.

Sebelum memasuki komplek Katedral, ada pemeriksaan barang melalui alat pemindai milik Polda Metro Jaya. Selain itu, dilakukan pula pengecekan suhu tubuh untuk memastikan jemaat yang datang dalam keadaan sehat. "Di situ (pintu masuk) ada tempat pengecekan, dibantu dari Polda alat bantu seperti xray, semua dicek di situ," kata dia.

Sebelumnya, Gereja Katedral Jakarta menyiapkan 2.180 kursi bagi jemaat peserta Misa Natal 2022. Pada tahun 2021, saat pembatasan untuk mengendalikan penularan Covid-19 masih diterapkan secara ketat, pengurus Gereja Katedral Jakarta membatasi jemaat peserta Misa Natal sebanyak 650 orang.

Meski jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya, jumlah kursi yang disiapkan untuk jemaat Misa Natal 2022 di Gereja Katedral Jakarta baru sekitar separuh dari yang biasa disiapkan sebelum pandemi Covid-19.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement