Ahad 18 Dec 2022 14:12 WIB

Jogokariyan akan Jadi Pusat Pelestarian Bahasa Jawa Ngayogyakarta

Rapat dan pertemuan warga akan menggunakan bahasa Jawa Ngayogyakarta.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus raharjo
Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, Ustaz Muhammad Jazir ASP
Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, Ustaz Muhammad Jazir ASP

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kampung Jogokariyan resmi menjadi kampung budaya Jawa usai diresmikan Ahad (18/12/2022). Ketua RW 11 Kampung Jogokariyan, Muhammad Jazir ASP, mengatakan Festival Kampung Jogokariyan merupakan upaya masyarakat mengingatkan kembali sejarah Jogokariyan kepada generasi muda.

"Supaya tidak hilang ya sehingga Kampung Jogokariyan bisa kembali menemukan jati dirinya," kata Jazir kepada Republika.co.id, Ahad (18/12/2022).

Baca Juga

Festival Kampung Jogokariyan juga merupakan upaya untuk melestarikan budaya Jawa. Ia berharap ke depan Jogokariyan menjadi pusat bagi orang-orang yang ingin belajar bahasa dan budaya Jawa Ngayogyakarta Hadiningrat.

"Insya Allah tiap tahun even ini akan kita gelar supaya generasi muda kita tidak lupa akan sejarahnya dan kalau di Kediri ada kampung bahasa Inggris, saya kepingin di Yogyakarta ini ada kampung bahasa Jawa Ngayogyakarto, maka di Jogokariyan ini kita akan selenggarakan kursus bahasa Jawa Ngayogyakarta Hadiningnrat," ujarnya.

 

Selain itu rapat-rapat dan pertemuan warga juga akan menggunakan bahasa  Jawa Ngayogyakarta Hadiningrat. Selain itu di Kampung Jogokariyan nantinya akan diadakan kursus bahasa Arab pegon. "Supaya generasi ke depan itu bisa mengenal literasinya sendiri," tuturnya.

"Sesudah hari ini akan kita mulai juga literasi bahasa supaya anak-anak Kampung Jogokariyan tdak lagi buta huruf Jawa, dan huruf Arab pegon, ini yang menjadi literasi di keraton Ngayogyakarta Hadiningrat," imbuhnya.

Festival digelar secara semarak sejak Ahad (18/12/2022) pagi. Sebanyak 5.000 voucher juga telah dibagikan untuk ditukarkan di gerai UMKM yang ada di sepanjang kampung Jogokariyan. Berbagai acara seni, budaya dan hiburan juga disajikan.

"Semua warga, semua kesenian dari masing-masing RW, pentas seni, budaya yang ada di sini kita pakai," ujar Ketua Takmir Masjid Jogokariyan itu.

Gusti Kanjeng Ratu Hemas juga turut hadir dalam peresmian Kampung Jogokariyan sebagai kampung budaya Jawa. Penandatanganan dan pengguntingan pita menjadi tanda resminya Kampung Jogokariyan menjadi kampung budaya Jawa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement