Selasa 06 Dec 2022 05:25 WIB

Dua Individu Bunga Rafflesia Mekar di Halaman Rumah Warga Agam

Warga Agam ini mulai membudidaya bunga Rafflesia sejak tahun 2000.

Warga memotret bunga Rafflesia Arnoldii yang mekar di kawasan Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/9/2022). Sebanyak dua individu bunga Rafflesia arnoldii mekar sempurna secara bersamaan di halaman rumah warga di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Warga memotret bunga Rafflesia Arnoldii yang mekar di kawasan Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/9/2022). Sebanyak dua individu bunga Rafflesia arnoldii mekar sempurna secara bersamaan di halaman rumah warga di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, AGAM -- Sebanyak dua individu bunga Rafflesia arnoldii mekar sempurna secara bersamaan di halaman rumah warga di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pegiat wisata Palupuh, Joni Hartono mengatakan dua bunga Rafflesia yang mekar sempurna di halaman orang tuanya pada Rabu (30/11/2022) dan Ahad (4/12/2022).

"Individu pertama mekar sempurna hari keenam dan sudah mulai layu. Sedangkan satu individu lainnya mekar sempurna hari kedua," katanya, Senin (5/12/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan bunga Rafflesia itu mekar sempurna dengan jarak berdekatan antara individu satu dengan lainnya. Sebelumnya, di lokasi ini juga mekar dua individu bunga Rafflesia pada Rabu (16/11/2022) dan mekar sempurna pada Selasa (22/11/2022).

"Sudah ada empat individu bunga Rafflesia mekar sempurna selama dua puluh hari terakhir di lokasi tersebut," katanya.

Ia mengakui mulai membudidaya bunga Rafflesia di halaman rumah semenjak 2000. Ia tergerak untuk membudidayakan bunga Rafflesia karena sering mendampingi peneliti dari Eropa saat riset ke kawasan Cagar Alam Batang Palupuh dengan jaraknya sekitar 500 meter dari rumahnya.

Ia mengambil inang bunga Rafflesia dan kemudian menanamnya dalam polibag. Setelah tumbuh, inang tersebut dipindahkan ke lahan perkarangan rumah orang tuanya.

Setelah inang tumbuh besar, ia menempelkan biji dari bunga Rafflesia ke inang tersebut berulang kali. Dengan begitu, beberapa bulan kemudian muncul knop atau bonggolnya apabila inang terinfeksi.

"Setidaknya ada 23 individu mekar sempurna di halaman rumah orang tuanya semenjak 2009 sampai sekarang. 

"Saat ini masih ada 20 knop berbagai ukuran di lokasi," katanya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement