Senin 14 Nov 2022 12:24 WIB

Survei CiGMark: Ridwan Kamil Terpopuler, Disusul Prabowo dan Anies

RK dan Prabowo merupakan sosok yang sudah sangat populer di Jabar.

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ilham Tirta
CEO CiGMark Panca Pratama, dalam rilis hasil survei menyebutkan, nyaris seratus persen masyarakat Jawa Barat mengenal Ridwan Kamil.
Foto: Istimewa
CEO CiGMark Panca Pratama, dalam rilis hasil survei menyebutkan, nyaris seratus persen masyarakat Jawa Barat mengenal Ridwan Kamil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Survei terbaru Lembaga Survei CiGMark menunjukkan nama Ridwan Kamil (RK) menjadi pilihan masyarakat Jawa Barat (Jabar) untuk menjadi presiden melalui pemilihan presiden dua tahun mendatang. Popularitas RK lebih unggul dari nama-nama besar lain seperti Prabowo Subianto dan Anies Rasyid Baswedan.

"Nyaris seratus persen masyarakat Jawa Barat mengenal Ridwan Kamil. Persentasenya mencapai 99,2 persen. Angka itu bersaing tipis dengan persentase keterkenalan Prabowo di Jawa Barat sebanyak 96,9 persen," ujar CEO CiGMark, Panca Pratama, Ahad (13/11/2022).

Baca Juga

Dia mengatakan, untuk kontestasi Pilpres 2024, RK dan Prabowo Subianto merupakan sosok yang sudah sangat populer di Jabar. Tapi, bila dikulik lebih jauh, dari angka tersebut level kesukaan terhadap RK jauh lebih tinggi, di mana sebanyak 97,2 persen masyarakat Jawa Barat menyukai Ridwan Kamil. Sementara persentase kesukaan mereka terhadap Prabowo berada di angka 75,7 persen.

Terkait seberapa pantas nama-nama tersebut menjadi presiden, hasil survei CigMark mendapati persaingan yang cukup ketat di antara RK, Prabowo, dan Anies. Ketika disuguhi pertanyaan tersebut, masyarakat Jabar menilai RK pantas menjadi presiden berikutnya.

 

”RK kemudian diikuti oleh Prabowo dan Anies merupakan sosok yang dinilai pantas sebagai presiden RI ke depan,” ujar Panca.

Secara keseluruhan, ada 35,3 persen masyarakat Jabar yang menilai RK sangat pantas menjadi presiden. Setelahnya ada Prabowo yang mendapat dukungan 18,4 persen. Lalu ada Anies di posisi ketiga dengan dukungan 15 persen.

Jika digabung dengan masyarakat yang menilai RK cukup pantas menjadi presiden berikutnya, persentase dukungan terhadap mantan wali kota Bandung itu mencapai angka 91,7 persen. Sedangkan Prabowo mendapat dukungan 73,9 persen, dan Anies didukung oleh 69,2 persen.

Ketika diberi pertanyaan terbuka, mayoritas masyarakat Jabar memilih RK untuk menjadi presiden. Sementara Prabowo berada di posisi kedua, Anies di posisi ketiga, dan Ganjar Pranowo di posisi keempat.

"Untuk konteks pilpres di wilayah Jabar. Berdasarkan pertanyaan terbuka, RK sebagai Gubernur Jawa Barat berada pada posisi teratas di antara nama-nama lainnya yang mengemuka,” kata Panca.

Hasil yang hampir sama diperoleh saat masyarakat Jabar dihadapkan pada nama-nama besar yang berpotensi menjadi wakil presiden. Dukungan terhadap Ridwan Kamil tetap paling tinggi. Disusul oleh Anies, Sandiaga Uno, dan Ganjar Pranowo.

"Untuk posisi wapres, berdasarkan pertanyaan terbuka, RK tetap yang tertinggi, bahkan  lebih tinggi apabila dibandingkan dengan dukungan berdasarkan pertanyaan terbuka untuk posisi presiden,” kata dia.

Dukungan besar dari masyarakat Jabar terhadap RK tidak lepas dari rekam jejak dan kinerja pejabat berdarah Sunda itu selama memimpin di Jabar, baik ketika bertugas sebagai gubernur maupun sebagai wali kota. RK dinilai tidak hanya berhasil mengubah wajah Jabar secara fisik menjadi lebih baik, tetapi juga turut membawa kemajuan di sana.

Hasil Survei CiGMark kali ini dilakukan dengan metode multistage random sampling. Jumlah total responden yang ditanyai dalam survei tersebut sebanyak 825 orang. Dengan margin of error pada angka 3,48 persen.

”Untuk menjaga kualitas dari pelaksanaan survei ini, proses wawancara dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui kuesioner elektronik (CAPI), sehingga setiap kesalahan dapat diminimalisir lebih awal, serta pelaksanaan monitoring dan spotcheck terhadap 20 persen PSU,” jelas Panca.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement