Kamis 03 Nov 2022 13:43 WIB

DPK Tulang Bawang Studi Tiru Penerapan Aplikasi Srikandi ke DPK Muba

Muba merupakan daerah pertama di Sumatra Selatan yang menerapkan aplikasi Srikandi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Muba menerima tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang (Tuba).
Foto: Pemkab Muba
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Muba menerima tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang (Tuba).

REPUBLIKA.CO.ID, SEKAYU - Sukses dalam menerapkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Muba bersama Dinas Kominfo Kabupaten Muba kini jadi pusat tempat pembelajaran bagi daerah lain yang belum menjalankan aplikasi tersebut. Seperti yang diketahui, Muba merupakan daerah pertama di Sumatra Selatan yang sudah menerapkan aplikasi Srikandi.

Setelah ada beberapa daerah yang sudah melakukan studi tiru, kali ini giliran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) yang berkunjung ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba melaksanakan Studs tiru dalam rangka paparan penerapan aplikasi Srikandi di Pemkab Muba, Rabu (2/11/2022).

Baca Juga

Kehadiran Rombongan DPK Tuba diterima langsung oleh Kepala DPK Muba Sunaryo bersama Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga yang diwakili Kabid Persandian Jerry Rinoldy di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba.

photo
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Muba menerima tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang (Tuba). - (Pemkab Muba)
 

Kepala DPK Muba Sunaryo dalam sambutannya mengaku sangat senang dan bangga atas kehadiran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tuba ke Kabupaten Muba. Sunaryo mengatakan kunci keberhasilan penerapan Srikandi dan TTE terletak pada peran serta dan kolaborasi yang kuat dari seluruh stakeholder di lingkungan Pemkab Tuba. Sebenarnya, kata Sunaryo, ending-nya Srikandi ini, TTE dan Sertifikasi Elektronik.

"Selamat datang, terima kasih telah berkunjung ke Kabupaten Muba. Sebenarnya kami bukan yang terbaik tapi kebetulan kami duluan. Kami sangat senang dan siap berbagi pengalaman, pengetahuan dengan Kabupaten Tulang Bawang terkait Aplikasi Srikandi ini. Semoga apa yang telah kami sampaikan dapat diterapkan di wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Kami optimistis Kabupaten Tulang Bawang bisa melampaui kabupaten Muba," ungkapnya.

Selain itu, Sunaryo menjelaskan aplikasi Srikandi dapat memberikan manfaat dan dapat terintegrasi dengan baik untuk pelayanan kearsipan, baik internal maupun eksternal. "Srikandi merupakan aplikasi e-arsip terintegrasi yang memfasilitasi proses administrasi pemerintahan berupa tata naskah dinas elektronik yang tidak dibatasi jarak dan waktu sehingga akan lebih efektif dan efisien," terangnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tulang Bawang Nanan Wisnaga mengucapkan terima kasih atas sambutan yang baik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba. Pihaknya mengaku sudah searching tempat untuk melakukan studi tiru penerapan aplikasi Srikandi. Diakuinya, Pemkab Muba sangat tepat untuk tempat pihaknya belajar, karena Pemkab Muba ini SDM nya sangat semangat untuk memajukan daerahnya.

"Keren Muba ini, gerak cepat dan selalu lebih duluan dalam menerapkan aplikasi. Melihat semangat dari Pemkab Muba, kami terpancing termotivasi, kenapa kami Tulang Bawang tidak seperti kabupaten Muba. Kami yakin kami bisa mengikuti jejak Kabupaten Muba. Kami berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba tidak bosan-bosannya memberikan dukungan serta berbagi informasi. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari Kabupaten Muba ini dapat bermanfaat bagi Kabupaten Tulang Bawang," pungkasnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement