Jumat 14 Oct 2022 01:18 WIB

Gubernur Jateng Merespon Keberatan Warga Atas Berfungsinya Flyover Ganefo

Sebagian Warga keberatan Jika Akses jalan lama Ditutup

Rep: bowo pribadi/ Red: Hiru Muhammad
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menemui sebagian warga Mranggen yang menyampaikan aspirasi keberatan atas dioperasionalkannya jembatan layang Ganefo, di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (13/10). Sebagian warga menyampaikan keberatan jika jalan lama di bawah jembatan layang ditutup untuk umum.
Foto: dok. Humas Prov. Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menemui sebagian warga Mranggen yang menyampaikan aspirasi keberatan atas dioperasionalkannya jembatan layang Ganefo, di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (13/10). Sebagian warga menyampaikan keberatan jika jalan lama di bawah jembatan layang ditutup untuk umum.

REPUBLIKA.CO.ID, DEMAK—Setelah dilakukan proses uji coba untuk kendaaraan berbadan kecil, jembatan layang Ganefo, di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (13/10/2022).

Dengan telah diresmikannya jembatan layang ini, diharapkan akan semakin memeperlancar arus lalu lintas akses utama Kota Semarang menuju Kabupaten Grobogan, di wilayah Kecamatan Mranggen.

Baca Juga

Di satu sisi, dengan telah dioperasionalkannya jembatan layang ini, sebagian warga di sekitar lokasi harus menghadapi kenyataan tidak dapat mengakses jalan lama (eks persimpangan sebidang) di bawah jembatan layang Ganefo.

Pasalnya jalan lama tersebut bakal ditutup bagi akses umum, karena PT KAI bakal menutup akses jalan tersebut. Hal ini terungkap dari aksi unjuk rasa sebagian warga Mranggen yang keberatan dengan penutupan jalan tersebut.

Mereka menyampaikan aspirasi keberatan masyarakat kepada gubernur, yang hadir bersamaan dengan kegiatan peresmian jembatan layang ini.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah menegaskan, siap mengawal aspirasi masyarakat terkait ditutupnya akses jalan di bawah flyover Ganefo, Mranggen.

“Ini sedang saya komunikasikan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan juga PT KAI,” ungkap gubernur, saat menemui sebagian masyarakat yang menyampaikan aspirasi keberatan mereka.

Menurutnya, persoalan ini butuh duduk bersama dan bermusyawarah dan kalau ada masalah agar disampaikan. “Ini demo karena tidak komunikasi terus momennya (peresmian) diambil. Mbok ya ngomong sama saya, nanti saya urus,” jelasnya.

Kepada warga gubernur juga menyampaikan, persoalan keberatan sebagian warga Mranggen ini mesti disampaikan kepada Menteri Perhubungan dan tidak bisa kalau hanya sekedar ‘surat- suratan’ (surat menyurat).

Bahkan terkait dengan permintaan warga pasti juga akan ada kajiannya. Maka gubernur pun menyampaikan kepada warga akan mengurus, baik hal yang sifatnya administrasi maupun teknis.

Sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik. “Nggak ada yang nggak bisa dirembug, pasti ada ,” tegasnya kepada warga. Di lain pihak, Ganjar juga menyampaikan, setiap pembangunan pasti akan ada beberapa dampak, termasuk yang dikeluhkan oleh warga. Sehingga komunikasi dilakukannya dengan Kementerian Perhubungan dan PT KAI Sebagai upaya mitigasi dan mencari solusi penyelesaiannya.

Seperti permintaan warga, jalan lama masih bisa digunakan dan yang penting jangan sampai mengganggu transportasinya. “Simple saja sebenarnya, kalau ditutup lewatnya mana, kalau dibuka bagaimana, karena itu yang diharapkan,” lanjutnya.

Sebab jembatan layang Ganefo Mranggen dibangun juga atas dasar permintaan masyarakat agar lalulintas di sekitar perlintasan kereta api itu tidak macet. Hingga infrastruktur jembatan layang  sepanjang 780 meter itu dibangun menggunakan anggaran APBD senilai Rp 109 miliar.

Oleh karena itu gubernur meminta agar jmbatan laysng yang sudah terwujud ini bisa dijaga bersama dan semoga bisa bermanfaat untuk semua masyarakat. “Alhamdulillah flyover ini sekarang sudah selesai dan bisa digunakan. Saya lihat banyak video yang merespon positif  karena transportasi di perlintasan kereta api Ganefo sudah lancar,”  kata Ganjar. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement