Rabu 31 Aug 2022 20:09 WIB

Damkar Sukabumi Gencarkan Edukasi Penanganan Kebakaran Mandiri

Peserta pelatihan diajarkan menggunakan APAR dalam menanggulang kebakaran

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad
Petugas Damkar Kota Sukabumi tengah membantu membersihkan kawasan pedestrian Jl Djuanda atau Dago Juli 2022 lalu (Ilustrasi).
Foto: riga nurul iman
Petugas Damkar Kota Sukabumi tengah membantu membersihkan kawasan pedestrian Jl Djuanda atau Dago Juli 2022 lalu (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI--Beragam cara dilakukan dalam memberikan edukasi penanganan kebakaran kepada warga. Upaya ini misalnya dilakukan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi yang menggencarkan edukasi kepada warga tentang penanganan kebakaran.

Hal ini misalnya disampaikan petugas Damkar kepada pegawai hotel di sebuah hotel di Kota Sukabumi pada 29 Agustus 2022 lalu. '' Kami memberikan wawasan mengenai penanganan bencana kebakaran,'' ujar Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajari mengenai penanggulangan kebakaran. Misalnya seperti cara menggunakan alat pemadam seperti fire hydrant dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Selain itu lanjut Sudrajat, dalam pelatihan tersebut merekapun diberikan wawasan mengenai penanganan hewan liar. Ia mengharapkan selepas pelatihan para peserta memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana, karena memiliki wawasan untuk menanggulangi kebakaran secara mandiri.

 

Di sisi lain Sudrajat menuturkan, jumlah kebakaran yang terjadi di Kota Sukabumi sejak awal tahun hingga kini telah tercatat 25 kali kebakaran. Di mana kebanyakan diakibatkan oleh arus pendek listrik.'' Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam instalasi jaringan listrik,'' ungkap Sudrajat. Khususnya dalam memeriksa keamanan jaringan tersebut.

Selain itu lanjut Sudrajat, selalu waspada ketika beraktivitas menggunakan api. Misalnya tidam membuang puntung rokok sembarangan dan lain sebagainya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement