Rabu 31 Aug 2022 18:34 WIB

Pemkab Mentawai Tetapkan Darurat Bencana Selama Tiga Pekan

Pemkab Mentawai menetapkan masa tanggap darurat bencana selama tiga pekan.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Bilal Ramadhan
Sejumlah siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP berada di luar bangunan usai terjadi gempa di Padang, Sumatera Barat, Senin (29/8/2022). BMKG mencatat gempa berkekuatan 6,4 magnitudo pada Senin, (29/8/2022) pukul 10.29 WIB mengguncang 161 kilometer barat laut Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pemkab Mentawai menetapkan masa tanggap darurat bencana selama tiga pekan.
Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Sejumlah siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP berada di luar bangunan usai terjadi gempa di Padang, Sumatera Barat, Senin (29/8/2022). BMKG mencatat gempa berkekuatan 6,4 magnitudo pada Senin, (29/8/2022) pukul 10.29 WIB mengguncang 161 kilometer barat laut Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pemkab Mentawai menetapkan masa tanggap darurat bencana selama tiga pekan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menetapkan masa tanggap darurat bencana gempa bumi yang terjadi di daerah itu, selama tiga pekan.

Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi, mengatakan waktu tiga pekan ini ditetapkan supaya penanganan korban dapat dilakukan secara maksimal.

Baca Juga

“Penetapan masa tanggap darurat bencana selama 3 minggu kedepan,” kata Novriadi, Rabu (31/8/2022).

Masa tiga pekan tersebut dimulai sejak Selasa (30/8) sampai Sabtu (17/9) mendatang. Menurut Novriadi, kebijakan untuk menetapkan masa tanggap darurat selama tiga pekan tersebut diambil karena sulitnya arus transportasi ke lokasi. Sehingga bisa menyulitkan penanganan korban, terutama yang sedang mengungsi.

"Dalam kondisi normal, akses transportasi ke lokasi juga sudah sulit. Apalagi dalam kondisi cuaca badai seperti sekarang. Itu problem besarnya di lapangan,” ucap Novriadi.

Persoalan lain terkait stok logistik di lokasi yang sudah menipis. Pihaknya menurut Novriadi, berupaya mengumpulkan bantuan-bantuan untuk bisa dikirim ke lokasi.

Karena stok logistik sudah berkurang dan persediaan kebutuhan di tingkat pedagang juga sudah habis. Ia menyebut yang paling dibutuhkan saat ini adalah bantuan makanan, selimut dan terpal untuk berlindung.

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat Senin  (29/8) pagi. Gempa terjadi gempa pukul 10.29 wib. Adapun titik gempa berada di Koordinat 0,99 derajat Lintang Selatan dan 98,53 derajat Bujur Timur.  Pusat gempa berada di 161 km arah barat laut kepulauan mentawai pada kedalaman 10 km.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement