Selasa 02 Aug 2022 03:41 WIB

Cabai Merah Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Sumbar

Pada Juli 2022 Sumbar mengalami inflasi 1,22 persen.

Pada Juli 2022 Sumbar mengalami inflasi 1,22 persen.
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Pada Juli 2022 Sumbar mengalami inflasi 1,22 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Badan Pusat Statistik mencatat kenaikan harga cabai merah menjadi penyumbang utama inflasi di Sumatra Barat (Sumbar) pada Juli 2022. Pada Juli 2022 Sumbar mengalami inflasi 1,22 persen.

"Komoditas penyumbang utama adalah cabai merah dengan andil 0,74 persen dan angkutan udara 0,30 persen," kata Kepala BPS Sumbar Herum Fajarwati di Padang, Sumbar, Senin (1/8/2022).

Baca Juga

Menurut dia, selama Juli 2022 harga cabai merah di Sumatra Barat mengalami kenaikan dan mulai turun pada pekan terakhir. Ia menyampaikan penyebab utama kenaikan harga cabai merah karena terbatasnya stok yang ada dan pada sisi lain permintaan cukup tinggi.

"Apalagi, saat ini produksi cabai tidak sebanyak bulan sebelumnya, pada sisi lain, budaya masyarakat yang terbiasa mengonsumsi cabai, kalau tidak pakai cabai, tak makan rasanya," ujarnya.

Selain itu, BPS menemukan perbedaan pola konsumsi cabai antara Kota Padang dan Bukittinggi. "Dari sisi andil penyumbang inflasi lebih tinggi di Padang," kata dia.

Kemudian, dari sisi jenisnya, cabai merah yang dikonsumsi di Padang lebih dominan berasal dari Pulau Jawa. Sedangkan, di Bukittinggi lebih banyak mengonsumsi cabai kampung atau lokal, katanya.

Selain cabai merah dan angkutan udara, biaya sekolah dasar juga menjadi andil penyumbang inflasi di Sumbar pada Juli 2022. Dalam hal ini yang menjadi penyumbang inflasi khususnya pada sekolah swasta mulai dari biaya pendaftaran hingga SPP.

Pada Juli 2022, dari 24 kota di Sumatera semua kota mengalami inflasi dan yang tertinggi di Gunung Sitoli sebesar 1,81 persen dan terendah di Pematang Siantar 0,04 persen. Kota Padang menduduki peringkat kedua dan Bukittinggi peringkat ke-23 dari 24 kota di Sumatera.

Sementara berdasarkan pantauan di Pasar Raya Padang pada awal Juli 2022, harga cabai merah besar mencapai Rp 90 ribu per kilogram dan sempat menembus Rp 120 ribu per kilogram. Memasuki pekan kedua Juli 2022 cabai merah sempat turun ke Rp 95 ribu per kilogram dan kembali ke level Rp 120 ribu per kilogram.

Hingga pekan ketiga, harga berfluktuasi di kisaran Rp 95 ribu per kilogram dan pada pekan keempat turun menjadi Rp 85 ribu per kilogram.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement