Kamis 07 Jul 2022 22:07 WIB

Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Buka Lagi Penerbangan Internasional

Status PPKM di Riau sudah turun menjadi level 1.

Rep: Febrian fachri/ Red: Dwi Murdaningsih
Penumpang melintas dengan latar belakang pesawat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau.
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Penumpang melintas dengan latar belakang pesawat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau kembali membuka penerbangan internasional di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Pembukaan ini karena penurunan kasus covid-19 di Riau. Status PPKM di Riau sudah turun menjadi level 1.

Ketua DPD ASITA Riau, Dede Firmansyah, mengapresiasi pembukaan kembali penerbangan internasional di Riau. Dede meyakini, hal ini dapat meningkatkan kembali kunjungan internasional dari dan menuju Riau.

Baca Juga

"Kita mengucapkan syukur atas dibuka kembali penerbangan internasional dari Bandara SSK II. Keputusan ini memang yang kita tunggu-tunggu sejak lama,” kata Dede, Kamis (7/7/2022).

Dede menyebut ditutupnya penerbangan internasional di Riau tak lain karena peningkatan kasus covid di 2020 lalu. Hal itu berimbas pada anjloknya kunjungan wisata mancanegara ke Riau. Akibatnyam banyak agen travel mati atau gulung tikar.

“Kita tak pungkiri travel agent di Pekanbaru juga bertahan dengan menjalankan bisnis pelayanan dari wisatawan mancanegara, contohnya orang-orang Malaysia yang datang ke Pekanbaru. Selain wisata, orang dari luar negeri juga datang ke Pekanbaru karena urusan bisnis. Jadi tentunya dibukanya kembali Bandara SSK II untuk mancanegara akan sangat positif sekali dampaknya,” ujar Dede.

Dede menambahkan dibukanya lagi penerbangan internasional juga akan meningkatkan lagi hunian hotel, bisnis restoran, ekonomi kreatif UMKM dan lain-lain.

Sebelum penerbangan internasional di Bandara Sultan Syarif Kasim dibuka, Riau telah mencatat sebanyak 1.429 kunjungan wisatawan mancanegara masuk ke Riau. Jumlah itu dihitung pada periode Mei 2022. Mereka masuk melalui Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement