Sabtu 18 Jun 2022 14:00 WIB

Senator DPD Apresiasi Penjaringan Capres Anies, Ganjar, dan Andhika oleh Partai Nasdem

Mekanisme pemilihan bakal calon capres model Nasdem perlu diapresiasi

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyampaikan pidato dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022). Pada penutupan Rakernas Partai Nasdem tersebut Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengumumkan 3 nama bakal calon presiden hasil dari hasil Rakernas yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo   Prayogi/Republika
Foto: Prayogi/Republika.
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyampaikan pidato dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022). Pada penutupan Rakernas Partai Nasdem tersebut Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengumumkan 3 nama bakal calon presiden hasil dari hasil Rakernas yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Prayogi/Republika

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Senator DPD Jawa Tengah, Abdul Kholik, memberikan apresiasi pada proses pencapresan Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andhika  Perkasa oleh Partai Nasonal Demokrat (Nasdem). Ini karena mekanisme yang dibangun partai tersebut mampu berjalan terbuka, aspiratif, dan partisipatif.

''Saya salut dengan Pak Surya Paloh yang melembagakan mekanisme tersebut. Proses penjaringannya berjalan dari struktur partai di tingkat bawah secara berjenjang dan akhirnya dibahas dan diputuskan oleh partai forum tertinggi. Proses itu tampak demokratis dan akuntabel. Ini merupakan pendidikan politik yang baik,'' kata Abdul Kholik, di Jakarta, Sabtu (18/06/2022).

Menurut Kholik, figur-figur bakal calon presiden yang dimunculkan Nasdem merupakan sosok yang banyak diperbincangkan dan diusulkan oleh berbagai kalangan selama ini. Artinya, mekanisme di Nasdem mampu menangkap aspirasi masyarakat.

''Apalagi berdasarkan aturan perundangan tugas partai politik adalah menyiapkan dan menjaring kader-kader terbaik sebagai calon pemimpin bangsa. Diharapkan partai-partai yang lain pun membangun mekanisme yang terbuka dan aspiratif sehingga anggapan masayarakat bahwa capres hanya dintentukan segelintir orang tidak terbukti,'' ujarnya lagi.

Untuk itu, lanjut Kholik, pihaknya terus menunggu dan melihat proses-proses untuk menentukan figur pemimpin lain yang berkualitas. Tujuannya adalah agar pemimpin yang terpilih nanti mampu menjawab tantangan bangsa yang semakin berat ke depan.

''Kami selaku wakil daerah tentu berharap figur-figur capres ke depan sejalan dan mampu mewujudkan  aspirasi masyarakat daerah.  Hal ini sejalan dengan moto bahwa daerah kuat, negara kuat,'' tandasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement