Ahad 10 Apr 2022 00:27 WIB

Polda Metro Tegaskan Menjaga Keamanan Ibu Kota dengan Baik pada 11 April

Polda Metro Jaya mengaku sudah menerima surat pemberitahuan aksi BEM SI.

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus raharjo
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan memberikan keterangan pers terkait kasus penembakan yang terjadi di Exit Tol Bintaro di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/12). Berdasarkan hasil gelar perkara, kepolisian menetapkan Ipda OS yang merupakan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus penembakan di Exit Tol Bintaro yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka tembak. Republika/Putra M. Akbar
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan memberikan keterangan pers terkait kasus penembakan yang terjadi di Exit Tol Bintaro di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/12). Berdasarkan hasil gelar perkara, kepolisian menetapkan Ipda OS yang merupakan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus penembakan di Exit Tol Bintaro yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka tembak. Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengaku, pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan aksi massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indoneisia (BEM SI) terkait aksi unjuk rasa. Rencananya demonstrasi mahasiswa akan digelar di sekitaran Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin (11/4) mendatang.

"Sudah ada pemberitahuan ke Polda Metro yang kita terima pada hari Jumat siang," ujar Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga

Namun demikian, Zulpan meminta agar masyarakat tidak risau dengan rencana demo BEM SI tersebut. Sebab, kata dia, pihaknya akan menyiapkan sejumlah pengamanan dan pelayanan perihal aksi massa tersebut.

"Polda Metro Jaya akan memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap rencana aksi demo tanggal 11 (April), Polda Metro Jaya akan menjaga keamanan ibu kota dengan baik. Silakan masyarakat umum untuk beraktivitas seperti biasa," tutur Zulpan.

 

Zulpan berharap aksi unjuk rasa yang digelar tidak menimbulkan kericuhan dan peserta aksi tak bersikap anarkis. Kemudian Zulpan juga berharap aksi demo tersebut tetap menjaga suasana bulan Ramadhan agar tetap kondusif.

"Saat ini kita berada dalam bulan yang suci yaitu bulan Ramadhan, mari kita jaga kesucian bulan yang penuh rahmat ini dengan perbuatan penuh kebaikan," tegasnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement