Selasa 05 Apr 2022 05:03 WIB

Vaksinasi Setelah Tarawih akan Digencarkan

Pemerintah membuka gerai vaksinasi di tempat umum termasuk di masjid.

Sholat tarawih. Pemerintah berencana untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi setelah sholat tarawih di rumah-rumah ibadah.
Foto: AP/Dita Alangkara
Sholat tarawih. Pemerintah berencana untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi setelah sholat tarawih di rumah-rumah ibadah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah berencana untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi setelah sholat tarawih di rumah-rumah ibadah. Kegiatan tersebut guna mendorong kemudahan masyarakat dalam menjangkau gerai-gerai vaksinasi Covid-19.

"Pemerintah akan melakukan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan saat selesai tarawih, dan tempat publik lainnya seperti stasiun, bandara, terminal bus, pusat keramaian, dan tempat-tempat pelaksanaan mudik bersama," kata Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam jumpa pers virtual pascarapat terbatas evaluasi PPKM dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/4/2022).

Baca Juga

Menurut Luhut, peningkatan kemudahan masyarakat menjangkau gerai-gerai vaksinasi tersebut menjadi langkah penting bagi upaya Pemerintah menjaga momentum baik situasi pandemi Covid-19 di Indonesia. Luhut menyatakan saat ini situasi pandemi Covid-19 varian omicron relatif terkendali. Penurunan kasus harian sudah sebesar 97 persen dibandingkan titik puncak, kasus aktif nasional turun 83 persen dibandingkan puncak yang saat ini berada di bawah 100.000 kasus aktif.

Berdasarkan tingkat rawat inap di rumah sakit juga turun hingga 85 persen serta tingkat okupansi (BOR) hanya 6 persen serta tingkat positivity rate di bawah standar WHO, yakni 4 persen. "Sejak diumumkan sebagai salah satu syarat mudik Idul Fitri tahun ini, laju vaksinasi harian untuk booster di seluruh Provinsi Jawa Bali mengalami tanda-tanda peningkatan yang cukup tinggi," kata Luhut.

 

Saat ini tingkat vaksinasi dosis penguat atau booster baru mencapai 23,6 juta, sedangkan vaksinasi dosis kedua mencapai 159,9 juta. Di sisi lain, Luhut mewakili Pemerintah mempersilakan masyarakat untuk melaksanakan ibadah selama bulan puasadengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat, yakni penggunaan masker, pengecekan suhu, dan memastikan saluran udara yang baik di tempat-tempat ibadah.

"Selain itu, Pemerintah juga membagikan masker dan sabun pencuci tangan kepada masjid-masjid untuk masyarakat yang sedang menjalankan ibadah pada bulan Ramadan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement